“Masing-masing kepala keluarga atau penerima mendapat 20 kilogram beras,” katanya.
Bapanas selanjutnya, merupakan program rutin dari pemerintah pusat. Penyaluran dalam bentuk beras. Sementara lokasi penyaluran dipusatkan di masing-masing kantor kelurahan.
Bantuan sudah digulirkan dalam beberapa tahun ini. “Mudah-mudahan bermanfaat. Utamanya bagi warga tak mampu,” ujarnya.
Baca Juga :Soal Pemain Asing Rasa Portugal di Persik Kediri, ini Kata Arthur Irawan
Untuk menghindari antrean, penyaluran dilakukan dengan cara diorganisir. Pasalnya, sebagian besar penerima adalah lansia.
Penyaluran bantuan disaksikan oleh kepala Dinas Sosial Kota Blitar, kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, para camat se-Kota Blitar, serta perwakilan dari Bulog Kantor Cabang Tulungagung.



















