“Rutin kita lakukan monev dan pantauan intens terhadap distributor beras, penggilingan padi, dan pedagang di pasar yang dikelola Pemkab Kediri. Jika ada temuan beras oplosan, tentu akan ada sanksi. Karena itu, kami menggandeng TNI dan Polri,” ujarnya.
Selain pengawasan, Disdagprint juga memberikan edukasi secara terjadwal kepada pihak-pihak terkait, mulai dari distributor hingga pedagang, agar konsumen tetap mendapatkan beras berkualitas dan tidak merasa dirugikan.



















