KOTASEJUK Tolak Pembongkaran Jembatan Lama Kertosono, Usulkan Pemugaran

KOTASEJUK Tolak Pembongkaran Jembatan Lama Kertosono, Usulkan Pemugaran
Banner penolakan pembongkaran jembatan lama Kertosono yang dipampang di sekitar lokasi.(Inna/sejahtera.co)

Alih-alih dibongkar, KOTASEJUK mengusulkan agar jembatan dipugar. Pemugaran dianggap solusi ideal untuk menjaga kondisi fisik tanpa mengubah konteks sejarah.

Baca Juga :Mayat Perempuan Setengah Telanjang Gegerkan Warga Sampung Ponorogo, Diduga Dibunuh

“Kalau mau bangun jembatan baru, silakan. Tapi jangan di lokasi yang sama. Bangun di kanan atau kiri jembatan lama, biar keduanya berdiri berdampingan,” ujarnya.

Read More

Usulan ini rupanya mendapat angin segar. Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Nganjuk turut mendukung langkah pelestarian tersebut. Mereka sepakat, pembangunan boleh dilakukan asalkan tidak merusak nilai sejarah yang melekat pada jembatan tua itu.

Di tengah derasnya arus pembangunan, suara-suara seperti yang disuarakan KOTASEJUK menjadi pengingat bahwa kemajuan tidak harus mengorbankan masa lalu.

Baca Juga :Kepala Staf Kodam V/Brawijaya Tinjau Lokasi TMMD di Ngusikan

Treteg Kertosono mungkin sudah renta, namun bagi banyak warga, ia masih tegap berdiri sebagai penghubung, bukan hanya antara dua tepian sungai, tetapi juga antara generasi yang lalu dan yang akan datang.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *