Di saat bersamaan, petugas medis memberikan pertolongan kepada korban terdampak kebakaran, menunjukkan bahwa penanganan medis harus berjalan paralel dengan pemadaman.
Baca Juga :Pemkab Ponorogo Pastikan Relokasi TPA Mrican Mulai Awal 2026, Anggaran Rp 8 Miliar Disiapkan
Tak berhenti di situ, tim gabungan juga menyimulasikan penanganan pohon tumbang yang menimpa sebuah mobil. Laporan yang diterima BPBD direspons dalam hitungan detik. Petugas datang dengan membawa perlengkapan khusus untuk memotong dan memindahkan batang pohon.
Sementara petugas BPBD fokus mengevakuasi pohon, kepolisian dan TNI mengamankan area. Tim medis kembali menunjukkan kesigapan dalam mengevakuasi dan memberikan pertolongan kepada korban di dalam mobil.
“Simulasi ini memperlihatkan bagaimana kerja sama yang baik dari berbagai sektor menjadi kunci utama dalam menangani bencana yang terjadi, mulai dari gempa, kebakaran, hingga pohon tumbang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nganjuk, Sutomo, Jumat (28/11/2025).
Baca Juga :Bobol Kotak Amal Musala, Pemuda Ngawi Bawa Kabur Rp5,8 Juta
Ia berharap sinergi antarinstansi tersebut dapat memastikan bahwa ketika bencana riil melanda, tim gabungan di Nganjuk dapat beroperasi secara mulus dan efektif untuk meminimalkan korban jiwa dan kerugian materi.



















