Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 12.45 WIB korban bersama tiga temannya bermain air di bekas galian tanah ganjaran yang berada di depan Balai Desa Pengumbulanadi. Bekas galian tersebut memiliki panjang sekitar 55 meter, lebar 20 meter, dan kedalaman kurang lebih 4 meter.
Di lokasi itu, korban dan teman-temannya bermain lempar sandal. Namun nahas, korban yang diketahui tidak bisa berenang tiba-tiba tenggelam di genangan air tersebut.
Melihat kejadian itu, salah satu teman korban segera berlari memberi tahu orang tua korban. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada Kepala Desa Pengumbulanadi dan diteruskan ke Polsek Tikung.
Tim SAR dari BPBD Kabupaten Lamongan bersama personel Polsek Tikung, dibantu warga setempat, langsung melakukan upaya pencarian. Proses pencarian dilakukan dengan menyisir area genangan hingga melakukan pemompaan air untuk mempermudah evakuasi.
Setelah kurang lebih dua jam pencarian, korban akhirnya ditemukan. Namun, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Dari hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan memutuskan untuk segera melakukan pemakaman.



















