Tak Dapat Pencairan, Puluhan Penyandang Disabilitas Datangi Kantor Dinsos Tulungagung Cek Status Bansos

Tak Dapat Pencairan, Puluhan Penyandang Disabilitas Datangi Kantor Dinsos Tulungagung Cek Status Bansos
Sejumlah penyandang disabilitas saat mendatangi kantor Dinsos Tulungagung untuk memeriksakan status bansosnya. (isal/memo)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Puluhan penyandang disabilitas yang tergabung ke dalam Persatuan Cacat Tubuh (Percatu) mendatangi kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tulungagung pada Senin (2/3/2026).

Pasalnya, puluhan penyandang disabilitas itu untuk memeriksa bantuan sosial (bansos) yang tidak kunjung cair.

Ketua Percatu Kabupaten Tulungagung, Didik Prayitno Kumalnadi mengatakan, dirinya mengantar teman-teman disabilitas untuk memeriksa bansos mereka.

Read More

Pihaknya hanya ingin mengetahui apakah bansos yang diterima oleh teman-teman penyandang disabilitas ini berstatus nonaktif atau desilnya tinggi.

Pasalnya, pada tahap pencairan bansos tahun 2026 terdapat sejumlah penyandang disabilitas yang tida dapat pencairan dan bahkan ada beberapa di antaranya belum mendapatkan pencairan hingga berbulan-bulan lamanya. Atas kondisi tersebut, pihaknya mencoba memeriksakan kondisi iru ke Dinsos Tulungagung.

Baca Juga :Komplotan Curanmor Asal Lampung Timur Dibekuk Saat Ramadan

“Kami datang ke kantor Dinsos Tulungagung untuk memeriksa status bansos teman-teman penyandang disabilitas, karena ada yang belum turun pada tahap pertama ini maupun yang berbulan-bulan belum cair,” kata Didik Prayitno Kumalnadi, Senin (2/3/2026).

Secara rinci, ungkap Didik, mayoritas penyandang disabilitas yang datang ke kantor Dinsos Tulungagung hari ini merupakan penerima bansos BPNT maupun PKH.

Diketahui, total penyandang disabilitas yang datang ke kantor Dinsos Tulungagung mencapai kurang lebih sebanyak 20 orang penerima bansos.

Seharusnya, para penyandang disabilitas penerima bansos ini mendapatkan uang tunai senilai Rp 300 ribu selama tiga bulan sekali, sehingga total Rp 900 ribu setahun dari bansos BPNT.

Selain itu, pihaknya juga ingin meminta penjelasan terkait bansos untuk disabilitas yang informasi dari Kemensos RI diutamakan dan tidak ada batasan.

Baca Juga :Simpan Tujuh Paket Sabu, Polisi Amankan Warga Sambongdukuh

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *