Dia mengatakan korban kali pertama ditemukan sejumlah warga yang melintas di Jembatan Ngembul, Kecamatan Binangun. Begitu memastikan ada mayat segera melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke polisi.
Tim gabungan dari kepolisian, BPBD Kabupaten Blitar dan lainnya segera evakuasi. Usai berhasil dievakuasi menggunakan perahu, akhirnya dipinggirkan dan dibawa ke rumah sakit terdekat. “Tidak ada bekas aniaya,” katanya.
Informasinya, korban tak pulang dan dinyatakan hilang dalam dua hari sebelum ditemukan meninggal. Bahkan, warga dan keluarga melaporkan kejadian ke polisi terdekat.
Sebelum ditemukan meninggal, sempat pamit beli obat pada Minggu malam (22/3/2026). Tetapi hingga dua hari tak juga ditemukan. Baru pada Selasa sore ditemukan tetapi sudah dalam kondisi tak bernyawa.
Baca Juga Hari Pertama Kerja di Pemkab Jombang Diwarnai ASN Berlarian Telat hingga Main Ponsel saat Apel
Belum diketahui apa penyebab kematian. Diduga memang nekat mengakhiri hidup dengan menceburkan diri ke sungai.



















