Kediri, SEJAHTERA.CO — Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) menggelar sosialisasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Aula Kantor Kecamatan Mojoroto, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan ini menyasar puluhan calon penerima bantuan sebagai langkah awal sebelum proses verifikasi lapangan dilakukan.
Koordinator Kota BSPS, Suci Rahmawati, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait mekanisme program BSPS, sekaligus memastikan kesiapan calon penerima sebelum masuk tahap verifikasi.
“Total ada 129 data calon penerima dari tiga kecamatan, yakni Mojoroto, Kota, dan Pesantren. Untuk yang hadir hari ini di Mojoroto sebanyak 30 orang,” jelasnya.
Ia menambahkan, setelah tahap sosialisasi, proses akan dilanjutkan dengan verifikasi dan validasi (verlap) secara langsung ke rumah-rumah calon penerima.
Hal ini dilakukan untuk memastikan kelayakan sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan dalam program.
“Tim akan turun langsung ke lapangan untuk menyaring mana yang benar-benar memenuhi syarat. Jika ada yang tidak lolos, maka akan digantikan sesuai kuota yang telah ditetapkan,” imbuhnya.
Program BSPS sendiri merupakan bantuan stimulan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk meningkatkan kualitas rumah.
Namun, bantuan ini bersifat stimulan sehingga penerima tetap dituntut memiliki swadaya dalam pelaksanaannya.



















