Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan jaringan tersebut beraksi di daerah lain selain di Tulungagung.
“Para pelaku ini warga sipil dan berasal dari luar kota. Kami masih mendalami apakah mereka juga beraksi di wilayah lain,” jelasnya.
Berdasarkan laporan yang diterima, terdapat dua lokasi pembobolan dengan modus jebol tembok, yakni di Alfamart Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, dan Alfamart Doroampel, Kecamatan Sumbergempol.
Dalam aksinya, pelaku melubangi tembok bangunan untuk masuk ke dalam minimarket, lalu menggasak sejumlah barang seperti rokok, susu bayi, dan kosmetik.
Baca Juga :Kasus Dugaan Penipuan Pernikahan Sesama Jenis di Malang, Terlapor Buka Suara
Akibat kejadian tersebut, salah satu minimarket mengalami kerugian hingga Rp92,6 juta. Selain kerugian materiil, bangunan juga mengalami kerusakan pada bagian tembok yang dijebol pelaku.
“Kerugian mencapai puluhan juta rupiah, dengan barang yang diambil mulai dari rokok, susu bayi, hingga kosmetik,” pungkasnya.



















