“Karena itu, kemitraan antara pemerintah dan media harus dijaga dengan tetap menjunjung independensi dan profesionalitas,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Mojokerto, lanjutnya, berkomitmen mendorong keterbukaan informasi publik dengan memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat melalui media. Media Center diharapkan menjadi pusat koordinasi informasi sekaligus wadah peningkatan kapasitas dan literasi media.
“Media Center ini bukan sekadar fasilitas fisik, tetapi simbol kolaborasi, komunikasi yang sehat, dan kepercayaan antara pemerintah dan insan media,” tambahnya.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal agar menjadi ruang yang produktif dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Semoga keberadaan Media Center ini memperkuat sinergi, menjaga kualitas informasi publik, serta mendukung pembangunan daerah yang transparan dan partisipatif,” pungkasnya.



















