“Keputusan itu tentu melalui pertimbangan matang dari aparat penegak hukum,” jelasnya.
Sejauh ini, DPD PDIP Jawa Timur belum memanggil Djatmiko untuk dimintai klarifikasi. Namun, Pulung menilai peristiwa ini menjadi bahan evaluasi bagi partai.
“Belum kami panggil, tapi ini menjadi pembelajaran bagi kami,” tambahnya.
Selain itu, PDIP juga berencana melakukan evaluasi terhadap Ketua DPRD Tulungagung, Marsono. Evaluasi tersebut disebut sebagai agenda rutin untuk memastikan kinerja pejabat partai tetap sejalan dengan visi dan misi organisasi.
Baca juga:Kotak Misterius di Depan Kantor BAF Tulungagung Bikin Geger, Ternyata Berisi 120 Paket Daging
“Evaluasi rutin ini untuk memastikan kinerja tetap berada di jalur yang sesuai dengan visi misi partai,” pungkasnya.



















