Kepala SDN Banjaran 4, Ulfa Rohaina, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan, khususnya Kartini, yang telah membuka jalan kesetaraan pendidikan bagi perempuan.
“Melalui momentum ini, kami ingin menanamkan nilai perjuangan kepada siswa serta mendorong semangat guru untuk terus memberikan pendidikan yang inklusif dan setara,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi empat sekolah ini menjadi kekuatan dalam menciptakan kerukunan sekaligus kompetisi sehat dalam meraih prestasi.
Sementara itu, Kepala SDN Banjaran 1, Andriano, menegaskan bahwa sekolahnya mengusung konsep ramah anak dan inklusif dengan menerima siswa berkebutuhan khusus.
Baca Juga :Pembuatan Topeng Dikembangkan, Sanggar Jatiduwur Dorong Pelestarian dan Ekonomi Kreatif
“Kami mendukung penuh pendidikan inklusif sejalan dengan visi Pemerintah Kota Kediri. Kami juga bangga dipimpin wali kota perempuan yang inspiratif, yang mendorong perempuan untuk terus maju dan berani bermimpi,” ungkapnya.
Peringatan Hari Kartini di SDN Banjaran Center ini tak sekadar seremoni, melainkan menjadi ruang edukasi, kolaborasi, dan inspirasi bagi seluruh elemen sekolah dalam menumbuhkan nilai kesetaraan dan semangat berkarya sejak dini.



















