Sempat Tertunda, Penyaluran Bantuan Pangan Tulungagung Ditarget Rampung Sebelum 31 Mei 2026

Pemimpin Perum Bulog Cabang Tulungagung.
Pemimpin Perum Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan saat memberikan keterangan terkait penyaluran Banpang di Tulungagung.(foto: mochammad sholeh sirri)

Meski demikian, Bulog optimistis sisa penyaluran dapat diselesaikan sebelum batas waktu pada 31 Mei 2026.

Baca juga:Jembatan Gondang I Diperbaiki, Akses Tulungagung–Trenggalek Ditutup hingga Desember 2026

“Kurang sekitar 70 persen, bulan ini kami maksimalkan agar sebelum deadline seluruh penyaluran bisa selesai,” ujarnya.

Read More

Yonas menegaskan, meskipun Bulog masih melakukan penyerapan gabah petani, proses penyaluran bantuan pangan akan tetap berjalan secara bersamaan. Ia juga memastikan bahwa distribusi Banpang tidak akan memengaruhi harga gabah di tingkat petani, yang saat ini masih relatif stabil.

Dalam program ini, setiap PBP menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Untuk periode Februari dan Maret 2026, masing-masing penerima mendapatkan total 20 kilogram beras medium dan 4 liter minyak goreng merek MinyaKita.

“Nantinya program SPHP beras, SPHP jagung, Banpang, hingga penyerapan gabah tetap berjalan bersamaan. Termasuk distribusi MinyaKita melalui SP2KP, dan ini tidak memengaruhi harga di pasaran,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *