Menurutnya, pelanggaran penggunaan helm masih mendominasi dan menjadi salah satu penyebab tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Ponorogo.
Baca juga:Perpusip Ponorogo Gelar Pameran Arsip, Sajikan Sejarah Bumi Reyog
Karena itu, penerapan ETLE dilakukan secara masif dan tidak hanya menyasar kawasan perkotaan.
“Penindakan dilakukan untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. Lokasi dan waktunya menyesuaikan titik rawan pelanggaran,” jelasnya.
Dewo juga mengimbau masyarakat agar tetap menggunakan helm saat berkendara, meski hanya menempuh jarak dekat.
“Banyak kecelakaan terjadi karena pengendara tidak menggunakan helm. Kesadaran keselamatan harus dimulai dari diri sendiri,” pungkasnya.



















