Delapan sapi tersebut akan disalurkan ke sejumlah pihak, antara lain wilayah Kecamatan Kota, Kementerian Agama, MUI, Muhammadiyah, LDII, dan PCNU.
Baca juga:Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Beroperasi Awal 2027
Selain itu, Pemkab Tulungagung juga berkoordinasi dengan Baznas untuk membantu penyediaan hewan kurban di tingkat kecamatan. Dengan skema ini, seluruh kecamatan dan organisasi Islam diharapkan tetap mendapatkan distribusi hewan kurban.
Agus menambahkan, sapi yang disiapkan merupakan jenis limousin atau simmental dengan bobot sekitar 600 hingga 700 kilogram. Pengadaan dilakukan dengan membeli dari peternak lokal di Tulungagung.
“Kami sudah memiliki data peternak dengan kualitas baik, sehingga pengadaan tetap mengutamakan peternak lokal,” pungkasnya.



















