Meski demikian, karena kerusakan tersebut bersifat mendesak dan berdampak pada kegiatan belajar mengajar, Pemkab Tulungagung memastikan proses perbaikan akan menjadi prioritas.
“Anggarannya masih perlu dibahas lebih lanjut. Karena sifatnya mendesak, kami targetkan tahun ini mulai dikerjakan agar ruang kelas bisa segera digunakan kembali,” ujarnya.
Baca Juga :Gaji Hanya Rp300 Ribu, PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Mengadu ke DPRD
Sebelumnya, dua ruang kelas di SDN 1 Babadan, Kecamatan Karangrejo, mengalami kerusakan pada bagian atap dan tembok yang runtuh pada Selasa (26/5/2026). Kerusakan diduga terjadi akibat kondisi bangunan yang sudah tua, mengingat renovasi terakhir dilakukan sekitar 18 tahun lalu.
Akibat kejadian tersebut, aktivitas belajar mengajar untuk sementara harus disesuaikan sambil menunggu proses perbaikan dilakukan.



















