Gubernur Khofifah Lakukan Tanam Perdana Program Bongkar Raton Tebu di Ngletih Kandat

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa awali tanam perdana bongkar raton tebu di Desa Ngletih Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri. (bakti/memo)

Baca Juga :Jaga Keandalan Jalur KA, KAI Daop 8 Lakukan Perawatan Perlintasan Sebidang di Lamongan

Sukadi Plt. Kepala Dispertabun Kabupaten Kediri mengatakan, ada empat jenis varietas tebu di Kabupaten Kediri yang dominan ditanam petani tebu. Varietas tebu tersebut adalah BR, Bululawang, Cening dan Panjalu 1.

Untuk Panjalu 1 adalah varietas tebu produksi tebu yang sudah memiliki hak cipta yang sudah dipatenkan. Untuk wilayah Kandat dan Ngadiluwih varietas tebu paling cocok adalah Cening.

Read More

Sukadi menambahkan, Kabupaten Kediri untuk petani tanam tebu varietasnya setiap daerah beda dan tergantung dari petani varietas tebu yang disukai apa.

Dispertabun Kabupaten Kediri tidak berhak menyarankan varietas tebu apa yang harus ditanam.

“Kita tidak berhak meminta mereka untuk tanam jenis varietas tebu apa di Kabupaten Kediri. Itu semua tergantung dari kebiasaan petaninya. Yang penting bagi petani tebu ada peningkatan capaian panenan tebu tinggi setiap tahunnya,” jelasnya.

“Untuk yang ditanam di bongkar raton ini adalah Cening. varietas ini bisa usia delapan bulan sudah bisa panen dan dua tahun bisa panen tiga kali,” jelasnya lagi.

Baca Juga :Direktur RSUD Jombang Bantah Dugaan Malpraktik di Rumah Sakit

Sukadi menambahkan, tahun 2026 ini untuk wilayah Kabupaten Kediri bongkar raton ada 7000 hektare, namun untuk yang sudah ada SK definitif seluas 1249 hektare.

Disebut SK definitif, adalah kepastian luas lahan dan jenis tebu yang ditanam apa sudah bisa dipastikan dan hal seperti ini yang harus terpenuhi Kementerian Pertanian (Kementan RI).

“Mengapa Kediri bongkar raton masih di 2000 hektare dan belum 7000 hektare, hal ini karena definisi bongkar raton adalah tebu tebu yang sudah jelek hasilnya di bongkar untuk diganti yang baru,” urainya.

Untuk tahun ini akan dilakukan percepatan bongkar raton dan dimulai Juni ini hingga Oktober dan kami optimis lahan seluas 7000 hektare bisa terpenuhi,” imbuhnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *