Kebakaran Hanguskan Ruang PTSP dan Kantor Kepala MTsN 1 Kediri

Diduga korsleting listrik, Kantor PTSP dan Ruang Kepala Madrasah MTsN 1 Kediri terbakar saat magrib.
Diduga korsleting listrik, Kantor PTSP dan Ruang Kepala Madrasah MTsN 1 Kediri terbakar saat magrib.(foto: agus sulistiyo budi)

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah dokumen administrasi madrasah yang tersimpan di ruang PTSP diduga ikut terdampak. Meski demikian, pihak madrasah masih melakukan pendataan untuk mengetahui secara pasti berkas yang rusak maupun terbakar.

Baca juga:Hari Pertama Pencarian Santriwati Asal Kediri yang Terseret Ombak Pantai Pangi Masih Nihil

“Mayoritas berkas administrasi madrasah, surat-menyurat, dan dokumen lainnya berada di ruangan tersebut. Kami belum bisa memastikan berkas apa saja yang terbakar karena masih dilakukan pengecekan,” jelas Anwar.

Read More

Sementara itu, sejumlah dokumen penting seperti rapor siswa diketahui tersimpan di ruang guru sehingga diharapkan dapat terselamatkan dari kebakaran.

Terkait penyebab kebakaran, Anwar menyebut dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik. Namun pihak madrasah belum dapat memastikan penyebab pasti sebelum ada hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.

“Kemungkinan ada korsleting listrik, bisa jadi dari instalasi listrik atau mesin kulkas yang berada di ruangan tersebut. Tetapi kami belum bisa memastikan penyebabnya karena saat ini fokus utama masih pada proses penanganan dan investigasi,” katanya.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material diperkirakan cukup besar mengingat ruang yang terbakar merupakan pusat layanan administrasi madrasah dan menyimpan berbagai dokumen penting.

Pihak MTsN 1 Kediri berharap proses pemulihan dapat segera dilakukan agar pelayanan dan kegiatan pendidikan dapat kembali berjalan normal. Mereka juga memohon doa dari masyarakat agar seluruh civitas madrasah diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi musibah tersebut.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *