Isu lingkungan turut menjadi perhatian dalam aksi tersebut. Massa mendesak pemerintah untuk menghentikan praktik eksploitasi lingkungan yang dinilai berpotensi merusak ekosistem. Mereka juga meminta adanya tindakan tegas terhadap perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran lingkungan.
Baca juga:Program HKm di Kabupaten Blitar Jadi Sorotan, Petani Keluhkan Belum Ada Kepastian Kelola
Di sektor ekonomi, mahasiswa meminta pemerintah lebih memperhatikan kondisi masyarakat yang dinilai masih menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriyadi, bersama sejumlah anggota dewan menemui massa aksi untuk menerima aspirasi yang disampaikan. Ia menegaskan bahwa DPRD akan menampung seluruh tuntutan mahasiswa dan meneruskannya kepada pemerintah pusat karena sebagian besar kebijakan yang dipersoalkan merupakan kewenangan pemerintah pusat.
“Tetap kami terima dan akan kami teruskan ke pemerintah pusat,” kata Supriyadi.
Setelah dialog dengan perwakilan DPRD, aksi berlangsung kondusif dengan pengawalan aparat keamanan. Mahasiswa berharap aspirasi yang mereka sampaikan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam menyusun dan menjalankan berbagai kebijakan yang berdampak langsung kepada masyarakat.



















