“Kita yakin kuota dari Pertamina terkait gas melon LPG tiga kilogram sangat memadai dengan jumlah tersebut. Pastinya konsumennya jelas dan peruntukannya tepat sasaran,” jelasnya.
“Tidak untuk keluarga ASN, tidak untuk kebutuhan diesel pengairan, tidak untuk restoran, rumah makan besar dan kafe. Yang utama konsumen 3 kilogram untuk warga kurang mampu,” katanya.
Tutik menegaskan, secara umum LPG 3 kilogram dengan jumlah 55.560 MT di tahun 2026 ini sangat mencukupi hingga akhir tahun sekalipun permintaan gas di Kabupaten Kediri tinggi di bulan Muharram ini.
Baca Juga :Sekda Nganjuk Nur Solekan Penuhi Panggilan Kejaksaan, Diduga Terkait Kasus ini
“Setiap pangkalan yang stoknya berkurang langsung hubungi Pertamina dan dikirim hari itu juga juga sesuai permintaan,” tutupnya.



















