Api dari Pembakaran Sampah Hanguskan Tumpukan Sepah Tebu di Ngadiluwih

Petugas Damkar Ngadiluwih padamkan api di sisa sepah tebu di Desa Slumbung Ngadiluwih Minggu siang.
Petugas Damkar Ngadiluwih padamkan api di sisa sepah tebu di Desa Slumbung Ngadiluwih Minggu siang.(foto: istimewa)

Petugas membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk memadamkan api dan melakukan proses pendinginan agar tidak muncul titik api baru.

Baca juga: MPLS SDN Banjaran 5 Kota Kediri Tanamkan Budaya Anti-Bullying, Penutupan Bakal Tampilkan Pentas Bakat Siswa Baru

“Laporan dari warga langsung direspons Tim Damkar Pos Ngadiluwih yang segera mendatangi lokasi. Dalam waktu dua jam api berhasil dipadamkan. Kami memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujarnya.

Read More

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp50 juta.

Pihaknya kembali mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan aktivitas pembakaran sampah tanpa pengawasan, terutama saat musim kemarau. Kondisi cuaca kering dan tiupan angin dapat mempercepat penyebaran api sehingga berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar.

Peristiwa ini menambah daftar kebakaran yang dipicu oleh kelalaian saat membakar sampah. Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dan memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi pembakaran.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *