Korban sempat berupaya memadamkan api dengan melemparkan pakaian basah ke kasur yang terbakar. Namun, api telanjur membesar dan tidak dapat dikendalikan.
Baca juga:Peringati 30 Tahun Kudatuli, PDIP Kota Blitar Teguhkan Komitmen Jaga Demokrasi
“Korban langsung mencari baju basah dan melemparkannya ke kasur yang terbakar. Namun api tidak bisa dikuasai,” ujarnya.
Dalam hitungan menit, kobaran api menjalar ke bagian atap rumah hingga menghanguskan bangunan beserta isinya. Korban kemudian berteriak meminta pertolongan warga yang selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa dan pihak kepolisian.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman. Setelah sekitar dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Akibat kebakaran itu, rumah yang juga difungsikan sebagai bengkel sepeda motor hangus terbakar. Sejumlah barang berharga, termasuk sepeda motor, perhiasan emas, serta sertifikat rumah, turut musnah dilalap api.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan api terbuka di dalam rumah, termasuk penggunaan obat nyamuk bakar, dan memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan guna mencegah terjadinya kebakaran.



















