Setelah seluruh proses administrasi dan uji kompetensi selesai, panitia akan menetapkan tiga nama terbaik pada masing-masing formasi.
Nama-nama tersebut kemudian diserahkan kepada pejabat pembina kepegawaian sebagai bahan penetapan pejabat definitif.
“Nanti yang melakukan penjaringan yakni dari panitia seleksi,” imbuhnya
Agus menambahkan, panitia seleksi terdiri dari tujuh orang yang berasal dari unsur Pemerintah Provinsi Jawa Timur, akademisi Universitas Muhammadiyah Ponorogo, IAIN Ponorogo, INSURI, serta mantan birokrat.
Keterlibatan berbagai unsur itu diharapkan mampu menjamin proses seleksi berlangsung objektif.
“Kami berharap seleksi ini menghasilkan pejabat yang kompeten, berintegritas, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.
Selain enam posisi yang saat ini dilelang, Pemkab Ponorogo masih memiliki lima jabatan eselon II yang belum terisi, yakni Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Sosial PPPA, Kepala Bapperida, serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
Pengisian jabatan tersebut akan dilakukan menyesuaikan kebutuhan organisasi dan kebijakan pemerintah daerah.



















