Kemarau Panjang, 342 Jiwa di Ponorogo Alami Krisis Air Bersih

BPBD Kabupaten Ponorogo bersama PMI saat menyalurkan bantuan air bersih.
BPBD Kabupaten Ponorogo bersama PMI saat menyalurkan bantuan air bersih.(foto: istimewa)

“Di Desa Wates, misalnya, kebutuhan sementara berupa sarana dan prasarana tandon air, sedangkan pasokan airnya akan memanfaatkan sumur bor yang sudah tersedia di sana,” tambahnya.

Sementara itu, untuk laporan kekeringan dari Desa Gelang Kulon, Kecamatan Sampung, petugas masih mematangkan proses asesmen. BPBD siap mengoperasikan armada tangki penyalur air bersih begitu sarana penampungan air warga siap digunakan.

“Warga di Gelang Kulon mengajukan bantuan air bersih dan saat ini sedang kami asesmen. Diperkirakan Senin minggu depan penyaluran air bersih untuk kali pertama bisa terlaksana,” jelas Masun.

Read More

Masun menegaskan bahwa pola penanganan bencana kekeringan akan disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan tiap-tiap wilayah. Selain memasok air bersih, BPBD juga menyiagakan tandon serta jeriken bagi warga yang membutuhkan. Dalam pelaksanaannya, BPBD menggandeng berbagai mitra strategis, termasuk Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ponorogo.

Baca juga:Kampung Sate dan Dawet Jabung Ponorogo Resmi jadi Kampung Halal

“Kami siap menerjunkan sarana prasarana maupun armada distribusi secara optimal untuk membantu masyarakat,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *