Kediri, SEJAHTERA.CO – Nasib para pedagang kaki lima (PKL) di sekitaran Alun-alun Kota Kediri masih menggantung. Bantuan modal yang dijanjikan Pemkot Kediri hingga kini belum terelalisasi.
Sekadar diketahui, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri, Wahyu Kusuma pernah bertemu dengan paguyuban PKL Alun-alun pada Desember 2023.
Saat itu membahas terkait keinginan dari para pedagang, yitu tentang bantuan modal yang diinginkan sebesar Rp 2.500.000 dan disetujui.
Saat itu Kepala Disperdagin Kota Kediri menyetujui dan segera diproses. Namun hingga sekarang belum ada kabarnya, jadi diberi atau tidak oleh Pemkot Kediri.
Dari sejumlah permintaan pedagang, baru dua yang dikabulkan. “Untuk biaya listrik dan kebersihan sudah kami gratiskan,” kata Wahyu saat diwawancarai di Kantor Disperdagin, Selaswa (6/2).
Bantuan modal yang diberikan, Disperdagin menjanjikan sebelum lebaran akan diberikan kepada 98 PKL termasuk para PKL yang sudah gulung tikar. Harapannya adalah para PKL yang gulung tikar ini bisa berjualan kembali.



















