Jombang, SEJAHTERA.CO – Jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang melangsungkan ziarah ke makam para muassis (pendiri) pondok pesantren di Jombang.
Baca Juga :Sasaran Fisik RTLH TMMD ke-122 Kediri Capai 80 Persen
Acara yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Santri 2024 ini digelar, Selasa (22/10/2024).
Ziarah ini dilakukan secara bergilir di empat pondok pesantren besar di Jombang, yaitu Pondok Pesantren Tebuireng, Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso, Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, dan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Ketua Tanfidziyah PCNU Jombang, Gus Fahmi Amrullah Hadziq mengungkapkan, tujuan ziarah ini adalah untuk mengenang perjuangan para pendiri Nahdlatul Ulama dan meneladani keikhlasan mereka dalam mengabdi kepada organisasi tersebut.
“Dengan mengenang perjuangan mereka, kita berharap bisa mencontoh keikhlasan para tokoh pendahulu NU dalam khidmat kepada Nahdlatul Ulama,” ujar Gus Fahmi.
Baca Juga :Tersangka Penikaman Calon Suami Terancam Penjara Seumur Hidup, Ini Penjelasan Kapolres Nganjuk
Gus Fahmi juga menambahkan, agenda ini menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi dengan dzurriyah (keturunan) pendiri pesantren di Jombang, serta mendoakan para ulama muassis Nahdlatul Ulama yang telah berjasa besar dalam membentuk dan mengembangkan organisasi ini.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Wafiyul Ahdi, turut menjelaskan bahwa ziarah muassis ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri 2024 yang diprakarsai oleh PWNU Jawa Timur.
Baca Juga :Peringati HSN, Siswa SDN Kepuhrejo 1 Kudu Jombang Adakan Santri Camp
“Ziarah ini adalah bagian dari peringatan Hari Santri Nasional oleh PWNU Jawa Timur,” jelasnya.
Lebih lanjut, KH Wafiyul Ahdi menyatakan bahwa ziarah ini memiliki tujuan untuk memperkuat hubungan spiritual antara warga NU dengan para muassis dan tokoh-tokoh penggerak NU, khususnya di Jombang.
“Tujuannya adalah untuk menyambung ruhaniyah dengan para muassis dan tokoh-tokoh penggerak NU di masing-masing daerah,” ucapnya.
Baca Juga :Sosialisasi Pilkada, KPU Kabupaten Kediri Ajak para Santri Nonton Bareng Film Tepatilah Janji
Ia juga menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai pengingat bagi para pengurus NU dan warga Nahdliyyin agar senantiasa mengingat perjuangan para ulama terdahulu.
Dengan adanya ziarah muassis, diharapkan dapat memotivasi warga NU untuk terus berjuang demi membangun organisasi dan masyarakat yang lebih baik.
Baca Juga :Bapenda Nganjuk Dorong Pendapatan Pajak dari Sektor Pertambangan
“Harapannya, kegiatan ini dapat membangun NU menjadi lebih baik dan membangun masyarakat menjadi lebih baik pula,” pungkasnya.



















