Kediri, SEJAHTERA.CO-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri menggelar rapat koordinasi kegiatan, Senin (28/10/2024) siang. Dilansir dari Lingkar Wilis, pembentukan dan komposisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) melalui rapat paripurna sebelumnya masih dipertanyakan keabsahannya.
Sebab tidak melalui pembahasan semua fraksi termasuk fraksi PAN serta Fraksi Nasdem.dan juga tidak ditandatangani oleh ketua dewan.
Rapat koordinasi kegiatan yang digelar kali ini disinyalir merupakan upaya fraksi-fraksi tertentu yang berupaya memonopoli komposisi AKD dan kegiatan dewan. PAN dan Partai NasDem yang meraih dukungan signifikan dari rakyat ditinggal dan tidak dilibatkan, diduga karena untuk kepentingan tertentu.
Ketua DPRD Kota Kediri Dra Firdaus menegaskan bahwa Tatib DPRD Kota Kediri yang diklaim sudah disetujui melalui rapat paripurna adalah tidak sesuai mekanisme sehingga tidak bisa disebut sah.
“Yang namanya Tatib itu, ada mekanismenya sebelum disahkan, dipelajari dulu oleh semua anggota dewan lalu dibahas baru kemudian disahkan melalui rapat paripurna, lha ini kan mekanisme tidak dilalui,” tegasnya.
“Selain itu, walaupun ada proses pembahasan, pembahasan tatibnya harus dilakukan oleh semua anggota dewan dari semua fraksi, lha kami dari PAN dan juga Partai NasDem tidak dilibatkan, apalagi berita acara hasil rapat paripurna, saya sebagai Ketua DPRD tidak menandatangani” lanjut Dra Firdaus.
Fraksi PAN juga menanggapi terkait kegiatan dewan yang saat ini sudah dijalankan yang dimulai dengan rapat koordinasi terkait pelaksanaan reses atau SPH.
Dra Firdaus selaku Ketua DPRD Kota Kediri menegaskan, tetap pada pendiriannya bahwa Tatib serta pembentukan dan komposisi AKD tidak sah sehingga semua anggota Fraksi PAN tidak akan mengikuti kegiatan tersebut.
“Tidak akan kami ambil kegiatan tersebut,” tegasnya.
Kemudian terkait pengisian AKD yakni komisi maupun banggar, Dra Firdaus mengaku tidak akan setor nama karena tatib yang digunakan tidak melalui mekanisme yang seharusnya.
“Selama pengesahan tatib itu tidak sesuai mekanisme kami tidak akan masuk,” tandasnya.



















