Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Bencana tanah longsor kembali terjadi di Kabupaten Trenggalek. Bencana itu mengakibatkan dua rumah warga di Desa Dompyong Kecamatan Bendungan rusak parah.
Baca Juga :Debat Pamungkas Pilbup Ponorogo Berjalan Memanas, Para Paslon Siap Laksanakan Program Presiden
Selain itu, bencana tanah longsor juga terjadi di desa itu hingga memutus sementara akses jalan penghubung antardesa.
Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Admono mengatakan, bencana tanah longsor itu terjadi pada Rabu (20/11/2024) setelah wilayah setempat diguyur hujan sejak pukul 14.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB.
Baca Juga :Hujan Deras, Jalan Gunung Tugel Penghubung Pagerwojo – Trenggalek Longsor
Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. “Namun terdapat kerusakan material berupa dua rumah,” kata Triadi, Kamis (21/11/2024).
Dua rumah yang rusak itu adalah rumah Bayu Nungki (30) dan Sumadi (60) warga RT 02/RW 01. Sementara untuk tanah longsor yang menutup akses jalan disebabkan tebing dengan tinggi 15 meter dan lebar 10 meter longsor.
Baca Juga :Jelang Pilkada 2024, Bawaslu Kota Batu Identifikasi Potensi TPS Rawan Pelanggaran
Beruntung saat kejadian tidak ada pengguna jalan yang melintas. “Akibatnya jalan itu tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” imbuhnya.
Selain longsor, hujan lebat yang mengguyur wilayah itu juga mengakibatkan kerusakan sebuah rumah akibat tertimpa pohon tumbang. Rumah yang rusak pada bagian atap itu adalah rumah Kasemin warga RT 06/RW 02 Desa Dompyong.
Baca Juga :Pengamanan Debat Kedua Pilkada 2024, Polres Tulungagung Siapkan Skema Pembatasan Pendukung Paslon
“Hujan lebat juga mengakibatkan banjir luapan di jalan depan Plaza Kharisma Agung dan jalan depan Hotel Jaas itu. Namun tak berlangsung lama, air surut,” pungkasnya.



















