Hujan Deras 1 Jam, Lima Titik di Wilayah Kota Blitar Tergenang Air

Hujan Deras 1 Jam, Lima Titik di Wilayah Kota Blitar Tergenang Air
Salah satu pengendara ketika melintas di lokasi perumahan yang tergenang air akibat luapan Sungai. (aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Hujan deras selama 1 jam lebih, yang mendera wilayah Kota Blitar pada Selasa malam (21/1/2025) mengakibatkan sejumlah lokasi tergenang air.

Baca Juga :Sungai Klantur Meluap, 54 Rumah Warga di Desa Babadan Tulungagung Terdampak Banjir

Ada setidaknya lima titik di wilayah Kota Blitar yang banjir alias tergenang air, bahkan beberapa titik hingga kini diturunkan masih belum surut airnya.

Read More

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Blitar, Agus Suherli, lima titik yang banjir itu di antaranya Jalan Palem, Jalan Kalibrantas, Jalan Timor, Jalan Anggrek dan jalan di Perumahan Pakunden Permai.

Banjir terjadi sebagian besar karena air sungai meluap. “Sebagian sudah surut, tetapi masih ada yang menggenangi. Penyebabnya karena selain luapan air, juga karena Sungai terjadi penyempitan dan dangkal,” kata Agus Suherli, Rabu (22/1/2025).

Baca Juga :Lampu Teplok Sambar Kayu, Rumah di Blitar Hangus Terbakar, Rugi Rp10 Juta

Dia mengatakan, begitu ada laporan genangan air yang berlebih, pihaknya menurunkan sejumlah tim. Nah, dari hasil penelusuran diketahui jika banjir terjadi karena memang ada penyempitan di sungai.

Sehingga ketika air datangnya berlebih, akhirnya meluap dan menggenangi jalan. “Untuk di perumahan di Pakunden memang pemicunya karena ada penyempitan sungai. Sehingga airnya meluber,” katanya.

Solusinya, kata Agus, harus melibatkan sejumlah pihak. Selain warga, juga melibatkan organisasi perangkat daerah atau OPD lain.

Baca Juga :Tahun 2024, Dinas PUPR Kabupaten Kediri Normalisasi 20 Titik Sungai

Yang sudah pasti dan mengurangi luapan, adalah membersihkan dan melebarkan Sungai. “Harus koordinasi dengan instansi lain. Kami minta warga juga menjaga kondisi Sungai,” katanya.

Untuk banjir di Jalan Palem, sebenarnya Pemkot Blitar sudah membangun dan memperkuat sungai di sisi utara. Tetapi memang karena debit air banyak, akhirnya sempat meluber. Tetapi tak lama kemudian surut.

Begitu juga di Jalan Anggrek atau pertigaan antara Jalan Anggrek dengan Jalan Mastrip. Lokasi itu memang sudah menjadi langganan banjir. Ketika hujan deras turun, sudah pasti bakal menggenangi jalan setinggi 20 sentimeter lebih.

Baca Juga :Kabar Pemberitaan Berikan Upeti Kepada APH, Penambang Pasir Tradisional Sungai Brantas: Tidak Benar

Di lokasi sudah dibangun selokan atau saluran untuk mempercepat aliran ke timur dan ke Selatan. “Cepat surut kok,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *