PSSI Bertemu KNVB di Belanda, Erick Thohir: Misi Kami Jelas, Jadikan Timnas dan Kompetisi Liga Terbaik di Asia

PSSI Bertemu KNVB di Belanda, Erick Thohir: Misi Kami Jelas, Jadikan Timnas dan Kompetisi Liga Terbaik di Asia
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir bersama wakil dari KNVB usai pertemuan bersama di Belanda–dok-pssi

Jakarta, SEJAHTERA.CO – Misi atau opsesi Ketua Umum PSSI Erick Thohir terhadap perkembangan sepakbola di tanah air Indonesia masih terus menyala.

Perkembangan sepakbola di Indonesia yang diinginkan Erick Thohir, tidak hanya di level atau Timnas Senior tapi juga di kompetisi liganya.

Baca Juga :Terjebak Longsor, 10 Peserta Camping di Wisata Ranu Gumbolo Dievakuasi

Read More

“Di PSSI, misi kami jelas, yakni menjadi yang terbaik di antara tim nasional dan kompetisi liga terbaik di Asia Tenggara, bahkan Asia,” kata Erick Thohir.

Pernyataan Erick Thohir ini disampaikan usai pertemuannya, yaitu antara PSSI dengan Asosiasi Sepak bola Kerajaan Belanda (KNVB) di Belanda.

Pertemuan ini, menegaskan kembali komitmen PSSI terhadap kemitraan strategis untuk mendukung pengembangan sepak bola Indonesia.

Komitmen ini diperkuat melalui pertemuan resmi yang berlangsung di Kampus KNVB, Zeist, Belanda, Senin (27/1/2025).

Baca Juga :Damri KSPN di Tulungagung Tinggi Peminat, Dishub Upayakan Tambahan Trayek Bagi Damri KSPN

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terus berkembang antara kedua organisasi.

“Kami senang berada di Kampus KNVB ini untuk memperkuat komitmen bersama terhadap olahraga sepak bola,” katanya.

“PSSI sangat antusias untuk menindaklanjuti diskusi sebelumnya dan fokus pada prioritas utama dalam program pengembangan sepak bola kami,” tambah Erick Thohir.

Baca Juga :Kunjungan Wisatawan Turun Dibanding Nataru, Ini Kata Direktur PT Selecta Kota Batu

Pertemuan di Zeist ini merupakan kelanjutan dari diskusi yang telah dimulai pada pertemuan sebelumnya di Jakarta, Indonesia, pada September lalu.

Pada pertemuan kali ini membahas kemitraan PSSI dan KNVB yang akan berfokus pada enam hal utama.

Pertama, pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk meningkatkan keterampilan serta keahlian individu yang terlibat dalam sepak bola Indonesia.

Baca Juga :Jelang Babak 16 besar Liga 4 Jatim, Inter Kediri Gelar Pemusatan Latihan

Kedua, pengembangan pelatih dengan melaksanakan kursus pelatihan kerja sama dengan KNVB, termasuk program pertukaran pelatih antara kedua negara.

Ketiga, pengembangan bakat muda dengan memberikan kesempatan bagi pelatih Belanda untuk bekerja dengan pemain tim nasional junior Indonesia.

Keempat, meningkatkan jumlah pertandingan, terutama untuk tim nasional, termasuk tim junior.
Kelima, pengembangan sepak bola perempuan untuk memperkuat tim sepak bola putri Indonesia.

Baca Juga :Autopsi Uswatun Khasanah, Korban Mutilasi Rampung, Polda Jatim Akan Periksa Kejiwaan Pelaku

Dan keenam, kolaborasi organisasi, khususnya menjalin kemitraan dalam bidang administrasi, keselamatan, perencanaan acara, dan aspek penting lainnya dalam pengembangan sepak bola.
Sekretaris Jenderal KNVB, Gijs de Jong, menyampaikan optimismenya terhadap masa depan kemitraan ini.

“PSSI dan KNVB memiliki visi yang sama dalam memajukan sepak bola di berbagai aspek pengembangan. Komitmen bersama ini memperkuat kemitraan kami dan membantu kami bekerja sama untuk membawa sepak bola ke level berikutnya,” katanya.

Baca Juga :Puncak Arus Balik Terminal Seloaji Ponorogo, 4.000 Penumpang Diprediksi Tinggalkan Bumi Reyog

PSSI optimis bahwa kolaborasi strategis yang didasari pada visi bersama ini akan memberikan dampak signifikan bagi kemajuan sepak bola Indonesia.

Kemitraan dengan KNVB menjadi sebuah langkah penting untuk mencapai visi Garuda Mendunia.
“Di PSSI, misi kami jelas yakni menjadi yang terbaik di antara tim nasional dan kompetisi liga terbaik di Asia Tenggara, bahkan Asia,” jelas Erick Thohir.

Baca Juga :Jadi Korban Malut United FC Berikutnya, Persik Kediri Diselamatkan Penalti, Yakob Sayuri Mencetak Brace

“Kami harus fokus pada program pengembangan yang berkelanjutan, mencakup area utama seperti pengembangan pemain muda, wasit, pendidikan pelatih, dan struktur kompetisi,” pungkasnya.

Sumber: PSSI

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *