Perpustakaan dan Ruang BK SMPN 2 Perak Jombang Terbakar, Koleksi Buku dan Data Siswa Hangus

Kondisi perpustakaan dan ruang BK SMPN 2 Perak setelah alami kebakaran pada Jumat (25/9/2026) malam kemarin. Kini para guru dan Kasek Abdul Rohman membantu mengambil barang-barang yang terselamatkan, Minggu (27/9/2026).
Kondisi perpustakaan dan ruang BK SMPN 2 Perak setelah alami kebakaran pada Jumat (25/9/2026) malam kemarin. Kini para guru dan Kasek Abdul Rohman membantu mengambil barang-barang yang terselamatkan, Minggu (27/9/2026).(foto: istimewa)

JOMBANG, SEJAHTERA.CO – Musibah kebakaran melanda SMPN 2 Perak di Jalan Raya Desa Cangkringrandu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jumat (25/9/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Amukan si jago merah tidak hanya merusak fisik bangunan, tetapi juga menghanguskan koleksi buku, catatan administrasi, hingga dokumen data siswa.

Baca juga:Temukan Ulat di Sayur Pakcoy Menu MBG Mojowarno Jombang, Pengelola SPPG Minta Maaf dan Ganti Makanan

Kepala SMPN 2 Perak, Abdul Rohman, mengonfirmasi bahwa fasilitas yang terdampak amukan api mencakup ruang perpustakaan serta satu unit ruang Bimbingan Konseling (BK).

Read More

“Yang terbakar ini ruangan perpustakaan dan salah satu ruang Bimbingan Konseling. Di dalam perpustakaan ada berbagai koleksi buku, mulai dari paket lama, buku literasi, hingga bahan bacaan tambahan,” terang Abdul Rohman, Minggu (27/9/2026).

Meski demikian, pihak sekolah memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak terganggu secara langsung. Sebab, mayoritas buku pelajaran utama untuk tahun ajaran berjalan sudah didistribusikan kepada para siswa sebelum insiden terjadi.

“Buku pelajaran utama tahun ini sudah di tangan anak-anak, jadi KBM tetap berjalan. Namun, buku administrasi peminjaman, catatan harian, serta berkas data siswa yang tersimpan di perpustakaan ikut terbakar,” lanjutnya.

Pascakebakaran, SMPN 2 Perak masih memetakan solusi untuk ruang pengganti perpustakaan. Sementara untuk layanan konseling, kegiatan dapat dialihkan ke ruang BK utama yang terletak di bagian depan.

“Kalau ruang BK masih ada ruangan lain di depan yang bisa dipakai. Tapi untuk perpustakaan, sementara ini kami belum ada ruang pengganti,” jelasnya.

Menyinggung kronologi awal, Abdul Rohman menyebutkan api pertama kali diketahui oleh warga sekitar sekitar pukul 22.00 WIB dari area belakang sekolah. Warga yang melihat kobaran api langsung mendatangi rumah penjaga sekolah untuk memberitahukan kejadian tersebut.

Baca juga:Tabrakan Dua Motor Honda Vario di Diwek Jombang, Pemuda 23 Tahun Tewas di Tempat

Hingga saat ini, pihak sekolah masih melakukan inventarisasi kerusakan guna menghitung total kerugian materiil akibat musibah tersebut.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *