Lamongan, SEJAHTERA.CO – Usai pulang dari rumah orang pintar di Lamongan, Iswahyudi (43) warga Tambak Wedi Baru, Kenjeran, Surabaya, meninggal dunia secara mendadak.
Dia meninggal dunia di tepi Jalan Raya Babat-Lamongan, tepatnya di depan sebuah bengkel AHASS di Desa Kesambi, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Selasa (6/5/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.
Kapolsek Pucuk, AKP Suud, mengungkapkan kronologi kejadian berdasarkan keterangan saksi-saksi, diketahui, korban yang merupakan kelahiran Lamongan, berangkat dari rumah seorang saksi bernama Darwiyatin (41) di Surabaya pada Selasa (6/5/2025) sekitar pukul 13.30 WIB.
Baca Juga :Dorong Pembangunan di Segala Bidang, Kabupaten Kediri Bisa Sesuai Rencana dan Tepat Sasaran
Keduanya berboncengan mengendarai sepeda motor Vario dengan tujuan menemui seorang yang mereka sebut orang pintar di wilayah Kabupaten Lamongan.
“Menurut keterangan saksi, mereka berdua pergi ke rumah orang pintar tersebut untuk membahas masalah keluarga dan keluhan penyakit yang dialami oleh saksi Darwiyatin,” jelas AKP Suud, Rabu (7/5/2025).
Lebih lanjut, AKP Suud menuturkan bahwa saksi Darwiyatin mengaku tidak mengetahui secara pasti alamat dari orang pintar yang mereka tuju. Usai pertemuan tersebut, sekitar pukul 16.30 WIB, korban dan saksi Darwiyatin meninggalkan lokasi dan kembali berboncengan menuju Surabaya.
Nahas, setibanya di sekitaran Pasar Pucuk, Iswahyudi tiba-tiba mengeluh sesak napas dan merasakan sakit di bagian dadanya. Ia kemudian meminta Darwiyatin untuk bergantian mengemudikan sepeda motor.
Baca Juga :SPMB Tak Lagi Pakai Sistem Zonasi, Calon Siswa Wajib Satu KK dengan Orang Tua Kandung
Perjalanan dilanjutkan ke arah timur menuju ke Surabaya. Namun, ketika melintas di depan sebuah bengkel AHASS Pucuk, korban kembali merasa kondisinya memburuk dan hampir pingsan. Saksi Darwiyatin segera membelokkan sepeda motornya ke depan bengkel tersebut.
“Sesampainya di depan AHASS, korban tiba-tiba terjatuh atau melorot dari atas sepeda motor dan tergeletak di depan bengkel,” imbuh AKP Suud.
Dalam kondisi panik, Darwiyatin sempat berusaha meminta pertolongan kepada pengendara lain yang melintas di jalan raya, namun sayangnya tidak ada yang berhenti.
Baca Juga :Komplotan Bobol Minimarket Alfamidi Srengat Terungkap, Dua Pelaku dari Kediri
Akhirnya, ia menghubungi seorang warga Pucuk bernama Cicik (27). Setibanya Cicik di lokasi, Iswahyudi sudah dalam keadaan tergeletak dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
“Jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit RSML untuk dilakukan visum guna pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas AKP Suud.



















