Polres Batu Beberkan Hasil Akhir Operasi Patuh Semeru 2025, ini Datanya

Polres Batu Beberkan Hasil Akhir Operasi Patuh Semeru 2025, ini Datanya
Kasat Lantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim saat menyampaikan data terakhir Operasi Patuh Semeru 2025. (arief/sejahtera.co)

Batu, SEJAHTERA.CO – Pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar Polres Batu selama dua pekan terhitung mulai tanggal 14 Juli 2025 hingga 27 Juli 2025, tercatat ada sebanyak 7.484 pengendara yang terjaring petugas kepolisian karena melakukan berbagai macam pelanggaran.

Ribuan pengendara itu melakukan beberapa pelanggaran lalu lintas yang menjadi prioritas utama dalam kegiatan Operasi Patuh Semeru 2025 kali ini. Mulai dari, menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur.

Kemudian, berboncengan lebih dari satu, tidak menggunakan helm untuk roda dua dan safety belt untuk roda empat. Termasuk, mengemudi dalam pengaruh alkohol, melawan arus hingga kebut-kebutan saat berkendara.

Read More

Baca Juga :Tingkatkan Disiplin Pegawai, Perumda Pasar Joyoboyo Gelar Apel Pagi Rutin

Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata melalui Kasat Lantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim menjelaskan jika ribuan pengendara yang melanggar itu ada yang terjaring saat petugas kepolisian melakukan razia dan ada yang tertangkap kamera ETLE statis.

“Pelanggar yang terjaring razia ini ada yang mendapat teguran dan ada yang kami beri sanksi berupa penilangan baik secara manual maupun melalui ETLE” kata AKP Kevin, Senin (28/7/2025).

Berdasarkan data Satlantas Polres Batu, 7.484 pengendara itu terdiri dari 5.666 pelanggaran yang mendapat teguran petugas polisi, 438 pelanggaran yang ditilang manual dan sisanya 1.380 tilang ETLE statis.

Kevin menyampaikan bahwa dari data yang telah dikumpulkan selama Operasi Patuh Semeru 2025, ditemukan pelanggaran terbanyak di wilayah hukum Polres Batu adalah tidak menggunakan helm dan safety belt.

Baca Juga :Bocah 4 Tahun Diduga jadi Korban Kekerasan Seksual Tetangga hingga Alami Trauma Berat

“Tidak memakai helm untuk Roda 2 dan tidak memakai safety belt untuk Roda 4 yang paling banyak,” ujarnya.

Dengan berakhirnya Operasi Patuh Semeru ini diharapkan kedepannya masyarakat bisa lebih patuh dan tertib berlalu lintas.

Mulai dari kelengkapan kendaraan, administrasi serta tata cara berkendara yang baik dan santun.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *