Suhu di Kota Batu di Bawah 16 Derajat Celcius, Dinkes Minta Warga Waspada Serangan ISPA hingga Alergi

Suhu di Kota Batu di Bawah 16 Derajat Celcius, Dinkes Minta Warga Waspada Serangan ISPA hingga Alergi

Batu, SEJAHTERA.CO – Penurunan suhu udara di Kota Batu yang belakangan mencapai di bawah 16 derajat Celsius mulai menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu.

Kondisi udara yang lebih dingin dan kering dinilai berpotensi meningkatkan berbagai gangguan kesehatan, terutama penyakit saluran pernapasan dan alergi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Batu, Dr. Icang Sarrazin, mengatakan perubahan cuaca seperti saat ini menjadi salah satu pemicu meningkatnya kasus urtikaria atau biduran hingga Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Read More

Menurutnya, suhu rendah dapat memengaruhi kondisi tubuh, khususnya bagi masyarakat yang memiliki riwayat alergi maupun penyakit paru kronis.

“Pada suhu yang cukup rendah seperti sekarang, penyakit yang berkaitan dengan alergi cenderung meningkat. Misalnya urtikaria atau biduran, di mana kulit tiba-tiba muncul bentol-bentol tanpa penyebab yang jelas,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga :PN Jombang Vonis 18 Tahun Penjara Pembunuh Berencana Istri Siri di Mojoagung

Tak hanya itu, penderita Penyakit Paru Obstruktif Menahun (PPOM), seperti asma dan bronkitis kronis, juga lebih berisiko mengalami kekambuhan.

Udara dingin yang disertai kondisi kering dapat mengiritasi saluran pernapasan sehingga memicu batuk, pilek hingga sesak napas, terutama pada anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan kronis.

“Cuaca seperti ini membuat penyakit batuk dan ISPA lebih mudah muncul. Seseorang yang sebelumnya tidak batuk bisa tiba-tiba mengalami batuk pada malam hari karena pengaruh udara dingin dan debu,” jelasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *