Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Sebuah tempat pengasapan ikan yang berlokasi di Desa/Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung mengalami kebakaran pada Kamis (23/7/2026) malam.
Akibat kebakaran ini, pemilik usaha pengasapan ikan itu mengalami kerugian material mencapai jutaan rupiah.
Kasi Operasional dan Evakuasi, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Tulungagung, Bambang Pidekso mengatakan, awalnya petugas damkar mendapat laporan terjadinya kebakaran sekitar 18.29 WIB.
“Saat itu, petugas mendapat laporan jika sebuah tempat pengasapan ikan di Campurdarat terbakar,” katanya, Jumat (24/7/2026).
Mendapati laporan itu, petugas segera menuju tempat kejadian kebakaran (TKK) dengan menerjunkan dua mobil damkar dan satu truk tangki suplai air untuk proses pemadaman.
Baca Juga :Korsleting Listrik, Kandang Puyuh Terbakar, Kerugian Rp25 Juta
Sekitar pukul 18.35 WIB, petugas Damkar Tulungagung tiba di TKK dimana saat itu api sudah membakar sebagian besar tempat pengasapan ikan itu.
“Tadi malam kami menerima laporan terjadinya kebakaran di tempat pengasapan ikan di Desa/Kecamatan Campurdarat, Tulungagung,” ujar Bambang Pidekso.
Saat itu, ungkap Bambang, petugas segera melakukan proses pemadaman terhadap tempat pengasapan ikan tersebut yang berlangsung kurang lebih selama 45 menit.
Setelah api padam, petugas masih melakukan pembasahan pada tempat pengasapan ikan tersebut untuk memastikan tidak ada bara api yang menyala.
Petugas kemudian menggali keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran itu, dimana aktivitas membakar ikan selesai sekitar pukul 13.00 WIB.
Baca Juga :Satlantas Polres Kediri Terima Penghargaan dari Polda Jatim, ini Katagorinya
Waktu itu, pekerja di sana mengira jika bara arang pada tungku sudah padam, namun arang bekas pembakaran itu kembali menyala malam harinya.
“Tempat pengasapan ikan ini terakhir beroperasi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu dikira bara api pada arang pembakaran sudah padam, ternyata masih menyala,” ungkapnya.
Setelah bara arang kembali menyala, jelas Bambang, bara arang itu memunculkan api yang langsung menjalar pada tumpukan kayu yang sudah kering hingga api semakin membesar.
Akibatnya, api yang sudah membesar itu kemudian membakar sebagian bangunan tempat pengasapan ikan tersebut.
Dampak yang ditimbulkan dari peristiwa kebakaran ini menyebabkan semua peralatan pengasapan ikan, tumpukan kayu untuk pengasapan dan bangunan tempat pengasapan ikan rusak akibat terbakar.
Baca Juga :Pengguna Sabu di Ngronggot Diamankan, Barang Bukti Disimpan di Bawah Meja Dapur
Kerugian yang ditimbulkan dari peristiwa kebakaran ini ditaksir mencapai Rp5 juta dan tidak ada korban jiwa.
“Kebakaran ini termasuk berskala sedang. Pemilik tempat pengasapan ikan menaksir jika kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp5 juta,” pungkasnya.



















