Malang, SEJAHTERA.CO – Laga lanjutan Kompetisi Liga 3 Putaran Nasional grup 8 yang mempertemukan Persekabpas Pasuruan kontra NZR Sumbersari FC, berakhir imbang 1-1.
Pertandingan NZR Sumbersari FC kontra Persekabpas Pasuruan berlangsung di Stadion Gajayana Kota Malang, Selasa (14/5/2024) sore.
Selama laga berlangsung, tensi permainan, baik Persekabpas Pasuruan maupun NZR Sumbersari FC, berjalan cukup sengit. Keduanya sama-sama bermain safe alias hati-hati pada awal-awal babak pertama.
Ketika pertandingan berjalan lima belas menit, Persekabpas terlihat menekan tuan rumah, NZR Sumbersari FC.
Beberapa peluang gol hampir tercipta meski akhirnya gagal. Sebaliknya, NZR Sumbersari FC terlihat hanya mengandalkan serangan balik.
Hingga peluit babak pertama dibunyikan, belum ada satu gol pun yang tercipta ke gawang masing-masing sehingga skor 0-0.
Pada babak kedua, kedua pelatih memutuskan untuk mengganti beberapa pemainnya dengan harapan intensitas serangan dan gol terpecahkan.
Di awal babak kedua tim, baik NZR Sumbersari FC maupun Persekabpas Pasuruan bermain lebih hati-hati. Meskipun tempo tinggi juga diperagakan oleh kedua tim demi mengejar tiga poin.
Gol pun akhirnya tercipta bagi Persekabpas Pasuruan melalui tendangan kaki kanan pemain bernomor punggung 28, Manzila. Tepatnya di menit ke 56. Skor pun berubah menjadi 1-0 untuk Persekabpas.
Tertinggal satu gol membuat NZR Sumbersari FC rupa-rupanya mulai meningkatkan intensitas serangan dengan merangsek ke gawang lawan.
Terbukti dengan gol balasan dari NZR Sumbersari FC yang memanfaatkan skema sepak pojok.
Bek sekaligus Kapten NZR Sumbersari FC, Gedhong Tangguh mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sundulannya.
Skor 1-1 ini membuat pertandingan semakin menarik. Di mana kedua tim silih berganti melakukan serangan untuk mencari gol.
Seperti dilansir laman resmi Pemkab Pasuruan, hingga wasit memberikan tambahan waktu 8 menit, skor imbang 1-1 bertahan untuk kedua tim.
Atas skor akhir yang berakhir imbang, Sekretaris Persekabpas, Taufiqul Ghoni mengaku tetap bangga dengan permainan yang ditampilkan oleh para punggawa Persekabpas.
Terlebih dengan sang kiper, Guntur yang cedera saat berusaha menyelamatkan bola, official langsung melarikannya ke rumah sakit supaya cepat mendapatkan penanganan.
“Kiper kita mengalami cedera di lengan sebelah kiri saat berusaha menyelamatkan bola, dan sepertinya beradu fisik atau kena sikut salah seorang pemain lawan,” kata dia.
“Sekarang sudah di rumah sakit dan tengah dirawat, doanya supaya lekas membaik,” tutup Taufiqul.
Editor: Gimo Hadiwibowo



















