LAMONGAN, SEJAHTERA.CO – Persela Lamongan resmi mendatangkan gelandang serang muda Achmad Zidan Arrosyid dari PSS Sleman dengan status permanen. Pemain kelahiran 22 Oktober 2006 itu diproyeksikan mengisi slot pemain regulasi U-21 dalam skuad Laskar Joko Tingkir yang akan berlaga di Championship 2026/2027.
Zidan bukan nama baru di sepak bola usia muda Indonesia. Pemain dengan tinggi 177 sentimeter tersebut merupakan produk Akademi PSS Sleman. Dari level junior, kariernya terus berkembang hingga masuk dalam radar tim nasional.
Pelatih Bima Sakti kemudian memberikan kepercayaan kepada Zidan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-16. Ia menjadi bagian dari skuad yang berhasil menjuarai Piala AFF U-16 2022.
Setahun berselang, kesempatan kembali datang. Zidan dipercaya memperkuat Timnas Indonesia U-17 yang tampil di Piala Dunia U-17 2023. Pengalaman tampil di level internasional itu menjadi modal berharga dalam perkembangan kariernya.
Setelah Piala Dunia U-17, Zidan juga sempat mendapat panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Di level klub, pengalaman tersebut turut membantunya menembus skuad utama PSS Sleman. Kini, pemain muda itu memilih membuka lembaran baru bersama Persela Lamongan.
Zidan mengaku antusias bergabung dengan Persela. Ia berharap kedatangannya dapat membantu tim meraih target kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
“Saya cukup senang dan semoga saya bisa membantu Persela untuk naik ke Liga 1 (Super League),” kata Zidan, Kamis (13/8/2026).
Menurutnya, kesempatan bagi pemain muda untuk mendapatkan menit bermain menjadi salah satu alasan menerima tawaran Persela.
“Dan di Liga 2 (Championship) ini, kesempatan buat pemain muda menunjukkan kualitasnya lebih tinggi tahun ini. Semoga saya bisa mendapatkan kesempatan bermain yang banyak,” ujarnya.
Berseragam Persela juga membuat Zidan kembali bertemu dengan sosok yang sudah dikenalnya. Bima Sakti, yang kini menangani Persela, pernah menjadi pelatihnya ketika memperkuat Timnas Indonesia U-16 dan U-17.
“Ya, alhamdulillah bisa kembali dilatih Coach Bima. Semoga saya bisa membantu Coach Bima di Persela ini. Saya akan semaksimal mungkin buat Persela,” ucapnya.
Meski memiliki pengalaman bersama tim nasional dan sudah menembus level senior, Zidan menyadari persaingan untuk mendapatkan tempat di starting XI Persela tidak akan mudah.
Karena itu, ia bertekad bekerja lebih keras dalam setiap latihan. Pemain 19 tahun tersebut ingin membuktikan bahwa pemain muda mampu bersaing dengan pemain senior.
Baca juga:Tiga Tersangka Peredaran Sabu dan 9.000 Pil Double L Dibekuk Polres Lamongan
“Saya harus lebih kerja keras lagi di latihan dan harus menunjukkan kepada pelatih bahwa saya layak untuk main di starter. Saya ingin membuktikan kalau pemain muda itu bisa bersaing bersama senior-senior dan bisa menunjukkan yang terbaik di liga nanti,” pungkasnya.



















