MALANG, SEJAHTERA.CO – Momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 Arema FC, Selasa (11/8/2026), terasa istimewa. Bertempat di Kandang Singa, Jalan Mayjen Panjaitan Nomor 42, Kota Malang, manajemen Singo Edan secara resmi memperkenalkan bus operasional anyar yang menjadi kado khusus dari CEO Arema FC, Iwan Budianto.
Baca juga:Lintas Organisasi Wartawan Malang Raya Gelar Aksi Protes “Kami Bukan Londo Ireng”
Peluncuran armada baru tersebut berlangsung sederhana namun penuh khidmat. Selain dihadiri awak media, Arema FC juga mengundang anak-anak panti asuhan dari Yayasan Sunan Kalijaga (Yasuka) untuk mengikuti doa bersama.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengatakan perayaan HUT ke-39 klub kembali menjadi momentum untuk bersyukur dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam beberapa tahun terakhir, manajemen Arema FC memilih merayakan hari jadi klub melalui doa bersama dan tasyakuran sederhana, bukan dengan pesta besar.
“Beberapa tahun terakhir ini kami meyakini untuk merayakan ulang tahun dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kami harus bersyukur atas rida yang sudah diberikan. Sampai detik ini Arema FC masih bisa bertahan dari berbagai badai. Setiap tahun kami terus memperbaiki diri, berbenah, dan menjaga eksistensi tim,” ujar Yusrinal.
Menurut pria yang akrab disapa Inal tersebut, manajemen saat ini lebih fokus pada aspek spiritual dan peningkatan operasional klub. Sementara untuk kegiatan perayaan bersama Aremania, hal itu menjadi ranah Presidium Aremania.
“Kalau ada yang bertanya kenapa tidak ada acara gebyar di lapangan, kami sudah berkomunikasi dengan Pak Ali Rifki selaku Koordinator Presidium Aremania. Euforia di lapangan bersama Aremania menjadi bagian dari presidium. Kami dari manajemen mendukung melalui doa,” tuturnya.
Di balik hadirnya dua armada baru tersebut, terdapat perhatian manajemen terhadap kebutuhan operasional tim. Yusrinal menjelaskan, keputusan menghadirkan bus baru berawal dari laporan terkait kondisi bus lama yang sempat mengalami sejumlah kendala.
Aspirasi tersebut kemudian mendapat respons langsung dari jajaran Board of Directors (BOD) dan CEO Arema FC, Iwan Budianto.
“Ini bukti bahwa pihak BOD dan Pak Iwan Budianto selaku CEO mendengarkan progres serta melihat langkah perbaikan infrastruktur yang kami lakukan. Ketika kami melaporkan kondisi bus yang beberapa kali bermasalah, beliau langsung menyampaikan akan memberikan bus untuk hadiah ulang tahun. Bahkan tidak hanya satu, tetapi dua unit,” jelasnya.
Dua armada tersebut akan digunakan untuk menunjang berbagai kebutuhan Arema FC. Satu bus diperuntukkan bagi kebutuhan tim, mulai pertandingan hingga latihan, sedangkan satu unit lainnya digunakan untuk operasional klub.
“Satu unit untuk kebutuhan tim saat pertandingan dan latihan. Sementara satu lagi untuk kebutuhan operasional lainnya. Semoga bus baru ini membawa kebaikan, menjadi bagian dari muhasabah agar Arema FC ke depan semakin baik, kuat, dan mempererat hubungan dengan masyarakat Malang Raya,” harap Yusrinal.
Salah satu armada anyar tersebut menggunakan nomor polisi N 7887 IB. Bus itu dibangun di atas sasis Mercedes-Benz OH 1626 rakitan 2025 dengan balutan bodi dari karoseri Morodadi Prima, Malang.
Kombinasi sasis dan karoseri tersebut dilengkapi sistem suspensi udara (air suspension) yang mendukung kenyamanan perjalanan sekaligus meningkatkan aspek keamanan. Sementara satu armada lainnya merupakan bus keluaran Mercedes-Benz tahun 2023.
Manajer Operasional Arema FC, Sudarmaji, menyebut kehadiran bus baru tersebut bukan sekadar penambahan fasilitas operasional, melainkan simbol semangat kebangkitan Singo Edan.
Ia mengawali sambutannya dengan mengajak seluruh keluarga besar Arema untuk memanjatkan syukur kepada Allah SWT atas keberkahan waktu, kesehatan, dan silaturahmi yang masih terjaga.
“Pagi ini menandai kebangkitan kita bersama. Bus ini bukan sekadar besar, mewah, atau menjamin keselamatan perjalanan. Ada satu hal yang menjadi simbol, yakni nomor polisi N 7887 IB,” kata Sudarmaji.
Menurutnya, kode “IB” pada pelat nomor tersebut menjadi penghormatan kepada Iwan Budianto yang memberikan bus sebagai kado HUT Arema FC.
“Bus tanpa nomor polisi ibarat orang gagah dan tampan tetapi tanpa pakaian. Nomor polisi ini memiliki filosofi luar biasa. Kode IB tentu bukan rahasia lagi, itu adalah inisial Pak Iwan Budianto karena memang menjadi kado luar biasa bagi kita semua,” ujarnya.
Sudarmaji berharap nomor tersebut menjadi simbol keberuntungan, keselamatan, dan kekompakan bagi tim Singo Edan dalam mengarungi kompetisi.
“Ini memberikan motivasi, inspirasi, dan yang paling penting memberikan sugesti keberuntungan, keselamatan, serta kekompakan,” imbuhnya.
Setelah prosesi pengenalan armada, acara dilanjutkan dengan doa bersama dan pemotongan pita. Bus anyar tersebut kemudian digunakan untuk perjalanan perdananya.
Baca juga:Polisi Selidiki Video Viral Dugaan Aksi Asusila di Pinggir Sungai Brantas Malang
Anak-anak panti asuhan Yasuka bersama awak media mendapat kesempatan menjadi penumpang pertama yang menjajal armada baru Arema FC. Mereka tidak hanya melihat interior bus, tetapi juga merasakan kenyamanan perjalanan dengan berkeliling Kota Malang pada momentum HUT ke-39 Singo Edan.



















