LAMONGAN, SEJAHTERA.CO – Skuad Persela Lamongan resmi bertolak ke Kota Batu, Senin (3/8/2026), untuk menjalani pemusatan latihan (training camp/TC) sebagai persiapan menghadapi kompetisi Championship 2026/2027.
Baca juga:Geger di MA Ma’arif Puter Lamongan, Pria Misterius Tinggalkan Motor dan Kabur Saat Ditegur Guru
Selama sekitar 10 hari, tim pelatih akan memfokuskan program latihan pada peningkatan kebugaran dan kondisi fisik seluruh pemain.
Pelatih Kepala Persela, Bima Sakti, mengatakan pembenahan fisik menjadi prioritas utama setelah para pemain menjalani masa libur kompetisi selama lebih dari dua bulan.
“Yang pasti kita membenahi fisik. Karena beberapa pemain pasti mengalami penurunan massa otot setelah libur lebih dari dua bulan, hampir tiga bulan. Sehingga kami benar-benar fokus pada fisik,” ujar Bima Sakti, Senin (3/8/2026).
Selain meningkatkan kebugaran, Persela juga menjadwalkan pemeriksaan kesehatan menyeluruh (medical check-up/MCU) bagi seluruh pemain selama pemusatan latihan berlangsung.
“Karena MCU itu juga bagian dari regulasi agar pemain mendapatkan hasil tes kesehatannya,” imbuhnya.
Menurut Bima, Kota Batu dipilih sebagai lokasi TC karena memiliki kondisi geografis dan iklim yang mendukung pembentukan daya tahan fisik pemain. Udara sejuk dan berada di kawasan dataran tinggi dinilai ideal untuk menunjang program latihan intensif.
“Selama kurang lebih 10 hari di Batu, kami fokus pada peningkatan fisik. Apalagi udaranya sejuk dan berada di dataran tinggi, sehingga sangat baik untuk membentuk kondisi fisik pemain,” jelasnya.
Tak hanya mempersiapkan tim utama, pemusatan latihan juga dimanfaatkan tim pelatih untuk memantau perkembangan pemain trial kategori U-21.
Dari 16 pemain muda yang mengikuti seleksi tahap awal, kini tersisa 11 pemain yang lolos ke tahap berikutnya. Selama TC di Kota Batu, performa mereka akan terus dievaluasi sebelum tim pelatih menentukan siapa yang layak masuk dalam skuad resmi Persela untuk mengarungi Championship 2026/2027.



















