Jakarta, SEJAHTERA.CO – Sebanyak 98 pemain Tim U 16 Indonesia dari berbagai daerah di Nusantara telah selesai menjalani seleksi di Jakarta, Rabu (28/2/2024).
Nova Arianto, pelatih Tim U 16 Indonesia pun menilai bahwa sebagian pemain, fisiknya dinilai masih jauh dari harapan.
Bahkan, banyak pemain Tim U 16 Indonesia saat menjalani seleksi di Jakarta, mengalami kram. Padahal mereka hanya bermain 2 x 25 menit.
Selain masalah fisik, Nova Arianto juga memberikan penjelasan detail mengenai postur tinggi pemain Tim U 16 Indonesia yang diincarnya dalam seleksi.
“Kriteria yang pasti tinggi badan. Ya sekali lagi, mengantisipasi kalau saya ingin bermain di level Asia,” kata Nova.
“Jadi, tinggi badan menjadi hal yang sangat utama. Terutama kalau pemain belakang, kiper, dan striker saya harapkan memiliki postur di atas 175 cm,” jelasnya.
Menurut Nova, kalau dirinya menyiapkan gen tim nasional untuk ke depannya di Tim U 16 Indonesia ini.
“Saya menyiapkan gen tim nasional ke depannya dengan postur yang tinggi. Karena alasannya minimal pemain itu akan naik 1 cm per tahunnya,” jelas Nova, Senin (26/2).
“Ambil contoh, pemain saat ini tingginya 175 cm, dia akan naik sekitar (minimal) 4 cm atau tinggi 179-180 cm saat usianya genap 20 tahun,” ujarnya.
“Karena tinggi pemain di umur 20 itu sudah maksimal. Itulah mengapa saya mencari pemain dengan minimal tinggi 175 cm,’’ tambah Nova.
Faktor yang mendasari Nova untuk mencari pemain tinggi adalah pengalamannya di Piala Asia 2023.
Kala itu, Indonesia menghadapi tim dengan pemain yang posturnya jauh lebih tinggi, seperti Irak dan Australia.
Hal tersebut, kata dia, cukup menjadi kendala dalam memberi perlawanan ketika bermain di lapangan.
Sementara itu, terkait gaya khas latihan, Nova Arianto, mengadopsi gaya pelatih Timnas Shin Tae-yong.
Gaya ini memang terlihat dalam latihan Tim U 16 yang diracik oleh Nova Arianto. Salah satunya adalah penggunaan kaos kaki “sangklir” alias berbeda warna.
Pengenaan kaos kaki berbeda warna pada para pemain Tim U 16 Indonesia ini untuk membedakan kaki kuat dan lemah pada setiap pemain.
“Ya…, pastinya karena saya lama bersama Shin Tae-yong. Jadi memang benar (pengenaan kaos kaki beda warna) menginspirasi gaya saya,” kata Nova.
Dengan kaos kaki dibedakan, Nova bisa tahu atau untuk menandakan kaki yang dominan kanan atau kiri. “Jadi saya bisa memastikan,” tutupnya.
Editor: Gimo Hadiwibowo



















