Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Masuk triwulan ketiga, Pemkab Tulungagung melakukan evaluasi penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2024.
Baca Juga : Daftar di Hari Terakhir, Mak Rini Menumpang Delman Menuju KPU
Diketahui, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjadi yang terendah dalam penyerapan APBD.
Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno mengatakan, setiap tiga bulan sekali ada rapat internal dengan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rapat internal ini membahas soal penyerapan APBD dan kendala yang dihadapi masing-masing OPD.
Berdasarkan laporan yang didapat dari semua OPD, untuk capaian hasil pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Tulungagung pada triwulan ketiga sudah mencapai 63 persen. Begitu pun dari sisi serapan belanja daerah yang juga sudah terserap hingga mencapai 63 persen, tertanggal Rabu (28/8/2024).
Baca Juga :Dua Kader Mundur, Sekretaris DPC PDI Perjuangan: Jalankan Tata Tertib Partai
“Kalau ada kendala yang menyebabkan penyerapan APBD menjadi lambat, kita carikan solusi agar serapan APBD kita bisa sesuai target,” kata Heru Suseno, Kamis (29/8/2024).
Jika sesuai aturan, ungkap Heru, seharusnya dari sisi serapan belanja daerah, pada triwulan ketiga atau minimal pada akhir tahun ini sudah terserap sebanyak 75 persen. Hanya saja, dikarenakan terdapat beberapa kendala membuat serapan belanja daerah saat ini masih mencapai 63 persen.



















