Blitar, SEJAHTERA.CO – Peristiwa kecelakaan melibatkan Honda HRV dengan kereta api atau KA Singasari yang menewaskan 1 orang terjadi di perlintasan tanpa palang pintu.
Sebenarnya di lokasi kejadian ada sukarelawan yang kerap membantu menyeberangkan, tetapi pas kejadian sedang tak ada.
Hal itu diungkapkan Kasat Lantas Polres Blitar AKP A. Andreas Wastiyono. Dia mengatakan pasca-kejadian pihaknya langsung turun ke lokasi kejadian. Yang kali pertama dilakukan membawa korban selamat yang terluka ke rumah sakit terdekat.
“Iya, kami fokus untuk menyelamatkan 1 korban yang terluka. Cuaca memang sedang hujan,” katanya, Selasa (11/3/2025).
Dia mengatakan berdasarkan pemeriksaan saksi di lokasi, ketika terjadi tabrakan memang kondisi cuaca sedang hujan lebat. Hal itulah yang juga menjadi salah satu pemicu kecelakaan.
Si pengemudi tidak memperhatikan situasi hingga akhirnya terjadi kecelakaan lalulintas. Kaca mobil tertutup. Sementara lokasi kejadian sedang hujan dan agak gelap.
“Biasanya memang ada sukarelawan, tetapi saat kejadian tidak ada. Kan itu perlintasan tanpa palang pintu. Pengendara harus hati-hati,” katanya.
Akhirnya, kecelakaan mengerikan pun terjadi. Sebenarnya pula, ada warga sekitar yang berteriak ketika ada kereta yang hendak melintas. Tetapi karena kaca mobil tertutup, korban tak mendengar teriakan.
Dia menjelaskan, saat kejadian mobil warna putih dikemudikan Heriyanto (54) warga Jalan Merdeka, Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.
Baca Juga :Kecelakaan Kereta Api di Desa Sekethi Ngadiluwih, Truk Hancur, Pengemudi dan Kernet Luka Berat
Sementara penumpangnya adalah Misnanto (55) warga Dusun Genengan, Desa Sanankulon, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Misnanto saat kejadian berada di kursi penumpang sebelah timur.
Seperti diketahui, kecelakaan melibatkan mobil dengan kereta api kembali terjadi. Jika sebelumnya di Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, selang beberapa jam kemudian juga terjadi di Kabupaten Blitar.
Akibat kecelakaan itu 1 orang meninggal dunia. Informasi yang berhasil dihimpun Koran Memo menyebutkan kecelakaan terjadi pada Senin (10/3/2025) sekitar pukul 16.54.
Lokasi kejadian di persimpangan kereta api tanpa palang pintu tepatnya di Dusun Genengan, Desa Sanankulon, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.
Baca Juga :Jelang Lebaran, Pengusaha Parsel -Hampers di Blitar Banjir Pesanan, Pemasaran Tembus Papua
Berdasarkan keterangan saksi sementara kedua korban menumpang Honda HRV warna putih AG 1895 MG. Mobil keluaran anyar itu sebelumnya melaju dari arah utara ke selatan.
Ketika sampai di lokasi, mobil sempat berhenti tetapi menurut keterangan sejumlah saksi ternyata malah tetap nyelonong.
Nah, saat itulah dari arah timur melaju kereta api Singasari jurusan Blitar-Jakarta Pasar Senen Nomor KA 149 dengan masinis M. Andrik Nugroho dan asisten masinis Vicky Zulfikar.
Tabrakan pun tak terhindarkan lagi. Mobil terpental tujuh meter dari lokasi kejadian. Mobil baru berhenti usai terbalik dengan pintu terbuka.
Warga yang mengetahui kejadian segera melapor ke kantor polisi terdekat. Hingga berita ini diturunkan polisi masih di lokasi kejadian.



















