Kuli Bangunan Meninggal Mendadak di Teras Rumah Warga

Kuli Bangunan Meninggal Mendadak di Teras Rumah Warga
Petugas Polsek Ngadiluwih evakuasi korban meninggal di Bedug Ngadiluwih Jumat siang.(istimwa)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Warga Dusun Dawung Desa Bedug Ngadiluwih Jumat (11/10/2024) siang geger. Warga dikejutkan dengan tewasnya Sutiksan (59) kuli bangunan warga jalan Raharjo Desa Megaluh, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang. Korban meninggal di teras rumah warga di desa setempat.

Baca Juga :Tak Jauh dari Motor Terpakir 2 Hari di Tepi Sungai Brantas, Mayat Mr. X Ditemukan Mengambang

Korban meninggal diduga karena kecapean dan sakit namun tetap memaksakan bekerja hingga akhirnya menemui ajal. Peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Ngadiluwih sekaligus yang tangani kasusnya.

Read More

Kapolsek Ngadiluwih AKP Agung Saefudin menjelaskan, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuhnya dan meninggal karena sakit yang dideritanya.

Baca Juga :Golput Diprediksi Capai 50 Persen, KPU Gandeng PWI Tulungagung untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilih

“Saat kerja menurut temanya kondisi korban sudah sakit namun tetap memaksakan kerja hingga korban meninggal,” jelasnya.

Peristiwa bermula dari korban bersama tiga teman lainnya beristirahat setelah bekerja sebagai kuli bangunan di Desa Pule Kandat. Mereka makan dan minum es di warung makan.

Setelah makan dan minum, korban bermaksud istirahat. Namun tiba-tiba korban kejang kejang dan dari mulutnya keluar busa.

Baca Juga :Kakak Beradik Disabilitas Tulungagung Didorong Hidup Mandiri dengan Bantuan Kewirausahaan

Melihat hal ini, temanya berusaha menolong dan melarikan ke RSI Jimbun. Namun, sesampainya di RSI Jimbun korban meninggal dunia.

Teman-teman korban melaporkan peristiwa tersebut ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Ngadiluwih.

Baca Juga :Polsek Mojowarno Gelar Jumat Curhat Bersama Warga Desa Gondek

“Kami memastikan tidak ada unsur kekerasan pada tubuh korban dan keluarga sepakat tidak ada autopsi. Karena kematian jelas dan tidak ditemukan ada unsur kekerasan pada tubuhnya maka jasad korban kami serahkan ke perwakilan keluarga untuk dimakamkan,” imbuhnya (bak)

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *