Mobil Rombongan Besan Mantenan di Trenggalek Terperosok ke Sungai, Begini Kronologinya

Mobil Rombongan Besan Mantenan di Trenggalek Terperosok ke Sungai, Begini Kronologinya
Petugas saat mengevakuasi kendaraan (dok Satlantas)

Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Sebuah mobil pengangkut rombongan besan mantenan di Kabupaten Trenggalek terperosok ke sungai. Kecelakaan tunggal itu terjadi di Jalan Dusun Kayu Putih Desa Besuki Kecamatan Munjungan.

Baca Juga :Kuatkan Perekonomian Nasional, Novita Hardini Dorong Peningkatan Program Pemberdayaan Perempuan hingga UMKM

“Benar, ada laporan mobil pengangkut rombongan besan manten di wilayah Munjungan mengalami kecelakaan terperosok ke sungai,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Trenggalek, Ipda Dwi Siswo Witoro, Senin (21/10/2024).

Read More

Mobil yang mengalami kecelakaan tunggal hingga masuk ke sungai itu ditumpangi empat orang. Mobil itu dikemudikan oleh Isnawan (49) warga RT 25 RW 06 Dusun Gabahan Desa Tawing Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek.

Baca Juga :Berburu Ayam di Hutan, Warga Malang Tewas Tertembak Senapan Milik Teman

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun bagian depan kendaraan ringsek parah setelah membentur batu di sungai.

“Pengemudi dan empat penumpang mengalami luka-luka. Sementara mobil mengalami rusak pada bagian depan,” imbuhnya.

Kecelakaan itu bermula saat mobil Mitsubishi L300 Colt dengan nomor polisi Pol AG 1219 yang membawa Sumiati (48), Sukarji (52), Suyatmi (52) dan Nanik (40) melaju dari arah timur ke barat.

Baca Juga :Pjs Bupati Kediri Minta Warga Waspada Kebencanaan, ini Pesannya

Sesampainya di jalan menurun, diduga kendaraan itu mengalami rem blong hingga membuat mobil pengangkut besan manten itu terperosok ke sungai.

“Diduga mobil mengalami rem blong sehingga terperosok ke sungai. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (20/10/2024) namun baru dilaporkan hari ini,” ujarnya.

Berkaca pada peristiwa itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalan curam di wilayah Munjungan. Serta memastikan kendaraan dalam keadaan normal.

Baca Juga :Peringati Hari Kesehatan Mental dan Hari Santri, Lembaga Psikologi Darul Ulum Gelar Lomba Podcast

Sebab, kecelakaan gara-gara rem blong di Munjungan bukan pertama kalinya terjadi mengingat banyak jalan ekstrem di wilayah sana.

“Selalu berhati-hati dan waspada, apalagi kondisi memasuki musim penghujan seperti saat ini,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *