Jombang, SEJAHTERA.CO – Menjelang Hari Raya Idul Adha, geliat penjualan sapi kurban di Kabupaten Jombang mulai terasa. Sejumlah peternak menawarkan beragam layanan tambahan demi menarik minat pembeli.
Salah satunya dilakukan oleh Nur Bawono Farm (BMT Group) yang berada di Desa Puri Semanding, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang.
Meski lebaran kurban masih sekitar sebulan lagi, sapi-sapi kurban di peternakan tersebut sudah banyak dipesan. Menariknya, sapi yang telah dibeli tidak langsung dibawa pulang, melainkan dititipkan hingga hari H penyembelihan.
“Kami memberikan layanan penitipan sapi sampai hari H, termasuk perawatan harian seperti mandi dua kali sehari, pakan konsentrat, vaksin PMK, hingga layanan bebas ongkir untuk wilayah Jombang,” ujar pemilik peternakan, Dony Bindariyanto, Rabu (14/5/2025).
Baca Juga :Jelang Hari Raya Idul Adha, 35 Pedagang Ternak Siap Layani Pembeli untuk Hewan Kurban
Dony menambahkan, hingga pertengahan Mei ini, sudah 26 ekor sapi yang terjual dari total target 45 ekor tahun ini. Jenis sapi yang ditawarkan antara lain Limousin dan Simental, dengan kisaran harga mulai dari Rp19 juta hingga Rp38 juta per ekor.
Meski lokasi peternakan berada di utara Kabupaten koJombang, tempat ini tak pernah sepi pengunjung. Bahkan calon pembeli berdatangan dari luar kota seperti Mojokerto, Nganjuk, Sidoarjo, hingga Probolinggo.
Menurut Dony, layanan tambahan itu diberikan untuk memberi kemudahan dan kenyamanan bagi pembeli. “Kami ingin memastikan sapi dalam kondisi prima hingga hari penyembelihan. Harapan kami, pembeli merasa tenang dan percaya,” tandasnya.
Baca Juga :Wacana Pembentukan BNNK Jombang Kembali Mencuat
Sumarni, salah satu pembeli asal Jombang, mengaku memilih menitipkan sapi kurbannya di peternakan tersebut. “Saya beli sapi warna merah seharga Rp 25,5 juta. Tidak langsung dibawa pulang, dititipkan dulu karena perawatannya bagus,” ucapnya. (st2/ag)



















