Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, anggota Polsek Balong mendatangi sebuah konter HP di Desa Bulu Kidul, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. Pasalnya, di depan toko tersebut ditemukan bendera bergambar bajak laut dari serial anime One Piece dikibarkan di bawah bendera Merah Putih.
Bendera berukuran 70 x 90 sentimeter itu dipasang di tiang kecil persis di depan konter. Wakapolsek Balong, Ipda Irwan Prasetiyanto, menegaskan bahwa pihaknya hanya memberikan imbauan dan edukasi kepada pemilik toko, agar tidak sembarangan mengibarkan bendera lain selain Sang Saka Merah Putih, terutama di momen kemerdekaan.
“Kami hanya memberikan edukasi bahwa yang berhak berkibar di seluruh penjuru tanah air hanyalah Sang Saka Merah Putih. Tapi kalau imbauan tidak diindahkan, tentu ada sanksi tegas menunggu,” ujarnya.
Baca Juga :Hilang Tiga Hari di Sungai Brantas Tulungagung, Pemancing Asal Kediri Ditemukan Selamat
Ipda Irwan menyebut, pemilik konter bersedia menurunkan bendera bajak laut setelah diberikan penjelasan. Pihak kepolisian juga akan meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami minta masyarakat hanya mengibarkan bendera Merah Putih saja,” tegasnya lagi.
Sementara itu, penjaga toko bernama Alia Alma mengaku bendera tersebut sudah dipasang selama tiga hari oleh pemilik toko. Ia tidak mengetahui alasan pemasangan dan hanya menjalankan tugas sebagai penjaga.
“Benderanya bergambar bajak laut dari One Piece. Sudah diturunkan setelah dijelaskan oleh petugas. Saya juga tidak tahu kenapa dipasang, itu majikan saya yang pasang,” jelasnya.
Kepala Desa Bulu Kidul, Sayuk Prawirohusodo, turut menanggapi insiden ini. Ia berencana mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh RT agar tidak sembarangan mengibarkan bendera non-resmi.
Baca Juga :Kampret Blitar, Komunitas Penghobi Ikan yang Jadi Penjaga Sungai
“Kami akan mengimbau seluruh warga agar menjaga kekhidmatan suasana HUT RI. Jangan sembarangan mengibarkan simbol yang bisa menimbulkan tafsir negatif,” kata Sayuk.
Sebagai informasi, simbol bajak laut dari anime One Piece belakangan dikaitkan dengan bentuk protes sosial di beberapa wilayah. Beberapa pihak menilai pengibaran bendera tersebut sebagai sindiran terhadap kondisi sosial yang ada.



















