Sapi Kurban Mengamuk di Lamongan, Warga Tertendang hingga Terpental

Sapi Kurban Mengamuk di Lamongan, Warga Tertendang hingga Terpental
Warga saat akan menyembelih sapi kurban mengamuk dan menendang warga. (istimewa)

Lamongan, SEJAHTERA.CO – Suasana Idul Adha di Dusun Jetis, Desa Duduklor, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, diwarnai ketegangan saat seekor sapi kurban hendak disembelih mengamuk dan menendang seorang warga hingga terpental.

Dalam rekaman video amatir yang beredar di media sosial dan viral, terlihat jelas bagaimana sapi jenis Ongol tersebut memberontak dengan kuat, dan mengamuk diduga akibat stres.

Tali tambang yang mengikat sapi kurban tersebut putus, dan dalam sekejap, sapi itu melayangkan tendangan ke arah seorang warga, membuatnya terpental cukup jauh.

Read More

Baca Juga :WNA Filipina Pelanggar Imigrasi Diserahkan Imigrasi Kediri ke Rudenim Surabaya

Kepala Desa Duduklor, Edi Purnomo membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada Jumat pagi (6/6/2025 ) sekitar pukul 09.00 WIB, ketika itu warga hendak menyembelih seekor sapi jenis Ongol.

Sapi jenis Ongol tersebut tiba – tiba memberontak dengan kuat hingga tali tambang yang mengikatnya putus, dan menendang warga hingga terpental.

Setelah menendang warga, sapi tersebut langsung melarikan diri. “Sapi itu kabur dengan cepat setelah menendang warga. Kami semua ikut berlari mengejarnya,” ujar Edi.

Sapi yang kelelahan akhirnya berhasil ditangkap oleh sejumlah warga di area persawahan.

Baca Juga :Sebanyak 58 JCH Cadangan di Tulungagung Batal Berangkat ke Tanah Suci, Dipastikan Jadi Jamaah Prioritas Musim Haji 2026

Mengingat kondisi sapi yang sudah sangat lelah dan sulit untuk dibawa kembali ke masjid, warga terpaksa melakukan penyembelihan di lokasi penangkapan, yaitu di sawah.

“Kami tidak punya pilihan lain. Sapi sudah terlanjur lelah dan tidak bisa dibawa jauh. Jadi, kami lakukan penyembelihan di sawah,” tambah Edi.

Atas insiden ini, pihak desa mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam menangani hewan kurban, terutama yang menunjukkan tanda-tanda stres.

Baca Juga :Jamaah Musala Al Halim Dedehan Jemekan Ringinrejo Sembelih 1 Sapi dan 2 Ekor Kambing

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih memahami perilaku hewan kurban, terutama dalam situasi yang dapat memicu stres. Diharapkan, kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” tutup Edi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *