Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Semarak HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia turut dirasakan di Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo.
Berbagai lomba tradisional digelar untuk memeriahkan peringatan, mulai dari egrang bathok, estafet air, estafet kardus, estafet karet, hingga puzzle pahlawan.
Kepala Sekolah SR Ponorogo, Devit Tri Candrawati, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana edukasi. Melalui lomba-lomba sederhana, pihak sekolah ingin menanamkan semangat perjuangan kepada peserta didik.
Baca Juga :Polres Ponorogo Tangkap Nakes Abal-abal Asal Lumajang, Ribuan Botol Obat Ilegal Disita
“Di Sekolah Rakyat kami mengadakan perlombaan untuk seru-seruan, juga agar mereka mengenal bagaimana rasanya perjuangan. Jadi kami mengadakan lomba sederhana seperti estafet air dan egrang bathok. Ternyata anak-anak punya trik tersendiri,” ujar Devit kepada koranmemo.com, Jumat (15/8/2025).
Devit menambahkan, lomba-lomba tersebut juga bertujuan menyegarkan kembali semangat para siswa setelah dua minggu mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). “Biar anak-anak semakin fresh dan nanti saat mulai pembelajaran bisa fokus kembali,” tegasnya.
Keceriaan tampak di wajah para peserta. Gebyar Firdaus, siswa kelas X SR Ponorogo, mengaku senang ikut memeriahkan lomba Agustusan.
Baca Juga :Tutup KKN 2025, Unisda Pamerkan 76 Produk Inovasi untuk Kemandirian Desa
“Tadi ikut lomba egrang bathok dan puzzle pahlawan. Awalnya agak kesulitan karena belum pernah mencoba, tapi lama-lama bisa. Senang sekali, ini dalam rangka HUT RI ke-80,” ujarnya antusias.
Lomba Agustusan di SR Ponorogo berlangsung selama dua hari, Jumat (15/8/2025) dan Sabtu (16/8/2025).
Puncaknya, seluruh peserta didik dari tiga jenjang pendidikan — SD, SMP, dan SMA — akan mengikuti upacara bendera di halaman sekolah pada Minggu (17/8/2025).



















