Kediri, SEJAHTERA.CO – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Jalan Raya Kediri-Pare tepatnya Desa Adan-Adan Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri memakan korban, Senin (24/3/2025) sore.
Sebuah pohon tumbang menimpa pengendara motor berboncengan hingga mengalami luka-luka dan meninggal dunia.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono menambahkan, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon jenis cemara dengan diameter 50 sentimeter hingga 60 sentimeter tumbang ke jalan.
Pohon cemara yang tumbang itu menimpa pengendara sepeda motor yang sedang melintas. Ada dua korban yang satu meninggal dunia di tempat dan satu korban kondisi kritis.
Baca Juga :Pemudik Melintas Nganjuk Wajib Hati-hati Waspada Hujan dan Angin Kencang
“Korban yang kritis dibawa ke RSUD Pare Kabupaten Kediri untuk penangganan lebih lanjut,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Gurah Iptu Ardian Wahyudi mengatakan, kejadian bermula sepeda motor nopol AG 2578 VBB dikendarai Moh Farid Prasetyo (20) membonceng Tamariska Diva Cinta (22) melaju dari arah selatan menuju utara.
Tak lama kemudian, pohon mengalami tumbang karena hujan disertai angin kencang menimpa kedua korban.
“Akibat kejadian tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, dan satu orang luka-luka,” ucapnya.
Adapun identitas korban meninggal dunia Moh Farid Prasetyo (20) asal Desa Dadapan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk. Sedangkan, korban Tamariska Diva Cinta (22) asal Desa/Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri mengalami luka patah tulang hidung, dan pendarahan di kepala.
Baca Juga :Persiapan Pameran, Pelukis di Jombang Pemanasan dengan Gelar Kegiatan Melukis On The Spot
“Anggota Polsek Gurah dan BPBD Kabupaten Kediri dibantu masyarakat sekitar membantu evakuasi korban dengan melakukan pemotongan ranting pohon yang tumbang serta mengatur arus lalu lintas,” ungkap Kapolsek Gurah.



















