Kediri, SEJAHTERA.CO – Warga Dusun Krajan Barat Desa Branggahan Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, Selasa (4/3/2025) dini hari geger.
Warga dikejutkan dengan tewasnya
Mohamad Hendri Hendrianto (24) warga Desa Bobang Kecamatan Semen Kabupaten Kediri di perlintasan tanpa palang pintu di Ka 410CL Dhoho Km 176+6 petak Jalan Ngadiluwih Kras – Branggahan di RT 01 RW 02 Dusun Krajan Barat Desa Branggahan Ngadiluwih.
Sepeda motor Honda Beat nopol AG 4651 AAR yang korban kendarai tertabrak Kereta Api Dhoho Nomor Lokomotif 410 dikemudikan masinis Luki Hadi Prasetya (30) warga Asrama PT KAI Daop VII Madiun. Akibatnya korban tewas seketika dan tubuh terpisah. Peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Ngadiluwih dan koordinasi dengan Unit Gakkum Satlantas Polres Kediri.
Baca Juga :Tim Gabungan Polres Jombang Gelar Razia Balap Liar, Amankan Puluhan Sepeda Motor
Kapolsek Ngadiluwih AKP Agung Syarifudin menjelaskan peristiwa bermula dari korban yang diduga depresi melintas di perlintasan tanpa palang pintu TKP Dusun Krajan Kulon Desa Branggahan Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri.
Korban meletakkan motor dan korban berada di rel. Saat bersamaan melintas dari arah Utara ke Selatan Kereta Api Dhoho tujuan Blitar – Malang dengan kecepatan tinggi.
Karena jarak dekat akhirnya korban tertabrak kereta api dan benturan keras tersebut berakibat korban tewas seketika dengan tubuh terpisah. Mengetahui hal ini masinis menghentikan kereta api karena motor terseret hampir 200 meter.
Baca Juga :Laka Kereta Api vs Sepeda Motor di Ngadiluwih, Warga Sempat Dengar Suara Keras
Mengetahui hal ini warga segera melapor ke Polsek Ngadiluwih. Berkoordinasi dengan unit laka Sat lantas Polres Kediri mengevakuasi korban dan melarikan ke RS Bhayangkara Kediri untuk mendapatkan visum.
“Selanjutnya janazah kami serahkan ke keluarga dan kami pastikan korban meninggal karena tertabrak kereta api,” katanya.



















